Iklan

Kendati Sudah Di Warning Presiden Dan Bupati Minut, Ternyata BPN Minut Masih Rawan Pungli

Posted by jhon simbuang on Senin, 24 Oktober 2016


Airmadidi, Identitasnews.com - Kelancaran layanan publik yang digenjot pemerintah provinsi untuk dijabarkan di kabupaten kota, ternyata masih tercoreng dengan aksi pungutan liar (pungli). Bahkan pungutan ini secara terang-terangan disampaikan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di institusi Badan Pertanahan Negara (BPN) Minahasa Utara (Minut).

Perihal ini baru terbongkar, ketika pemohon/korban merasa jenuh dengan sikap petugas BPN Minut inisial JJ yang kelamaan memproses sertifikat yang diajukan pemohon. Menurut pemohon yang telah mendiami perum pemda Kalawat sejak tahun 1996, saat bertemu lelaki JJ, dia menceritakan niatnya untuk membuat serifikat rumah, tepatnya pemisahan sertifikat induk Perum Pemda Kalawat.
 Demikian pemohon disarankan membawa foto copi serta seluruh persyaratan yang diperlukan. Setelah diserahkan, dikesempatan itu JJ meminta uang Rp1 juta untuk diproses. "Iya, dia minta satu juta dan kami berikan, dengan perjanjian 2 minggu sudah kelar, dia sendiri yang jaminkan bisa cepat selesai," cerita pemohon notabene pegawai salah satu instansi di Pemrov Sulut.

Nah, dua pekan berjalan, pemohon bersama isterinya mendatangi JJ di kantor BPN Minut untuk menanyakan hasil kerjanya.
"Ternyata sertifikat uang dijanjikan masih belum kelar," sebut pemohon enggan namanya di publis.
Nah, sekarang sudah berjalan sebulan lebih, namun apa yang diharap pemohon belum juga terselesaikan, bahkan JJ saat dihubungi berkelit maupun saat dicari di kantor tidak nampak, penhakuan beberapa pwyugas BPN beralasan tugas luar. Saking jengkelnya, terpaksa ikwal pungutan oknum JJ pegawai BPN Minut pun dibeber ke sejumlah wartawan. Demikian ketika dikonfirmasi hingga Jumat (14/10) silam, dengan menghubungi JJ via handphone 0853972322xx, ternyata tidak aktif. (John) 

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

07.30.00

0 komentar:

Posting Komentar