HUT SHS
Headlines News :
Home » » HINGAR-BINGAR ADANYA KEKUASAAN DPRD MINUT INTERVENSI PROYEK DIKPORA, DIBANTAH TAPADA

HINGAR-BINGAR ADANYA KEKUASAAN DPRD MINUT INTERVENSI PROYEK DIKPORA, DIBANTAH TAPADA

Written By jhon simbuang on Kamis, 13 Oktober 2016 | 16.00.00

Jefran: “Agar Ranah Pendidikan Di Minut Bersih, VAP-JO Ganti Kadispora, Kabid Dan Para Kasi. Ingat Kasus Block-grant dulu”

Airmadidi, Identitasnews.com - Isu hangat tentang adanya ‘Pengendali jarak jauh' alias ‘Tangan Tuhan’ dari gedung Tumatenden yang diduga mengendalikan proyek-proyek di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Minut, dibantah keras oleh Kepala Dikpora Drs Maximelian Tapada.
Menurut Tapada, secara umum proyek-proyek di Dikpora itu tidak ada intervensi atau dikendalikan oknum legislator Minut. Apalagi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2016, memang dana proyek ada sekira Rp3 miliar.
"Itu sumbernya dari DAK, tak ada intervensi dari anggota DPRD soal pelaksanaan proyek," beber Tapada berkelit pada sejumlah wartawan dalam upaya konfirmasinya.


Lanjut Tapada, dari total proyek berbandrol Rp3 miliar itu, tekhnis realisasinya, terdiri dari Rp1,8 Miliar, disalurkan untuk 10 sekolah yan¬g pengerjaannya dilakukan secara swakel¬olah, dari angka itu ada Rp400 juta dilelang melalui e-katalog berupa pengadaan alat-alat olahraga, mutimedia serta buku-buku lewat LKPP. Dan sisanya Rp1,2 miliar adalah proyek-proyek bersifat PL.
"Dana DAK pendidikan telah diatur dan ditata sedemikian rupa, dan tidak benar kalau ada intervensi," ujar Tapada.
Ketua DPRD Berty Kapojos tak menampik kabar intervensi terse¬but. Alasanya, ada aspirasi-aspira¬si dari legislator dan bisa saja itu masuk lewat DAK di APBD. "Bisa jadi ada, namun intervensinya seb¬atas aspirasi dari ang¬gota dewan di daerah pemilihan," katanya.
Disinggung adanya 'Tangan Tuhan" oknum-oknum di DPRD yang mengatur seluruh proyek-proyek penunjukan langsung (PL) seperti pembuatan paving blok dan lain-lain di Dikpora Minut, Kapojos mengaku kaget. "Wah, kalau soal itu baru saya dengar. Dan itu dari kalian (wartawan). Kalau benar ada seperti itu, saya akan cek dan melakukan penelusuran," tandasnya.


Menyikapi hiruk-pikuk di Dinas Pendidikan, Ketua LSM Adat, Waraney Puser In’Tana Toar-Lumimuut Dewan Pengurus Besar Sulawesi Utara (Ketum WPITL DPB Sulut), John S F Pandeirot melalui Jefran Herrodes de’Jong Kepala Departemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Kadepsus Tipikor) menyatakan keprihatinannya.
“Baik itu hanya isu maupun memang betul demikian, kami sangat prihatin. Sebaiknya Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara, agar ranah pendidikan di Minut bersih, VAP-JO Ganti Kadispora, Kabid dan Para Kasie, sebab diduga kuat mata rantai konspirasi didalamnya sudah meng-akar,” ucapnya.
Jefran juga mengingtkan bahwa sejak beberapa tahun silam, Dinas Pendidikan Minahasa Utara sudah pernah tercemar oleh kasus yang sangat memalukan. Menariknya kepala dinas masih saja orang yang sama.
“Demi kebaikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati VAP-JO, kami ingatkan kasus Block-grant dulu, kan kepala dinas-nya masih orang yang sama pula. Kalau seorang kepala dinas sudah pernah bermasalah dengan hukum, itu ibarat orang yang sudah pernah terkena penyakit kronis yang sewaktu-waktu bisa kumat lagi. Dan ini kelak bisa berdampak buruk pada masa pemerintahan  VAP-JO karena sudah ada duri dalam daging,” tandas de’Jong.(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD