HUT SHS
Headlines News :
Home » » DITUDUH DOGGER, DONALD DI TELANJANGI DI ARAK KELILING KAMPUNG, DAN DI ANIAYA WARGA TUMALUNTUNG

DITUDUH DOGGER, DONALD DI TELANJANGI DI ARAK KELILING KAMPUNG, DAN DI ANIAYA WARGA TUMALUNTUNG

Written By jhon simbuang on Selasa, 04 Oktober 2016 | 19.00.00

Ricko: "Dia bernama Donald Mantik, warga Tondano Wewelen. Karena dia rajin, banyak anggota ASBAPSU kenal dia” 

Airmadidi, Idewntitasnews.com – Kejadian pagi tadi di Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara, sungguh memilukan. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, tadi pagi Selasa (04/10), sekira pukul 05.30 witta, warga memergoki seorang pria dewasa (40-an), mengendap didalam selokan.
Saat itu, terinformasi warga mendapati ada anjing mati, dan sontak warga menganggap anjing itu mati karena korban Dogger (pencurian anjing red-).
Melihat pria yang awalnya disebut bernama Steven warga Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa, warga pun murka, dan melampiaskan amarah kepada pria yang hanya mampu diam, mengikuti perintah warga yang kian lama kian banyak.
Tak puas menganiaya korban dengan bermacam-macam benda dan alat, warga akhirnya menelanjangi serta menggiring korban bersama bangkai seekor anjing dan di arak keliling kampung.
“Dia ini tukang Dogger yang ditinggalkan teman-temannya saat kami kejar,” seru beberapa warga yang kebetulan ada di TKP.
Beberapa saat kemudian, setelah korban terkulai lemah tak berdaya, datanglah Kumtua Tumaluntung beserta aparat Polisi, sehingga warga menghentikan aksi tidak manusiawi tersebut.
Dalam keadaan terkulai lemah tak berdaya karena sekujur tubuhnya sempat digebuki massa, korban masih jadi tontonan cukup lama, sampai dibawa ke Rumah Sakit Hermanah Lembean pagi itu juga.
Benarkah korban adalah target salah sasaran warga Desa Tumaluntung??? Inilah sedikit keterangan, yang mana korban adalah orang yang punya ketrbelakangan mental, atau sedikit gangguan pada kejiwaanya.


Dalam postingan di akun facebook milik Kim Raquelitha bersama Novita Mantik II dan 14 lainnya yang di posting  9 jam • Daerah Khusus Ibukota Jakarta •:

Gws kakaku..DONALD. biar ngana keterblakangan mental karna da dapa saki wkt kecil kong jadi bagitu. mar kita sayang pa ngana. Ta nda perdluli orang mo bilang apa. ngana kita pe kaka.. Yang bilang so tudu dia doger dan yang maen hakim sendiri semoga Tuhan ampuni. Karna dorang nentau apa yang dorang bekeng..mudahan dari kejadian ini banyak yang kenal DONALD supaya kalo dia ilang banyak info sehingg mempermuda keluarga untuk mencarinya. Puji Tuhan so di Di rumah sakit. TRIMA KASIH UNTUK TEAM YANG SUDAH MENOLONG
TUHAN MEMBERKATI


Kim juga sempat mem-posting statusnya begini:
dengar dari kita pe mam.hasil ronsen tulang kepala bagian depan retak..Kita cuma mo sampaikan..kalo sampe jadi apa2 deng tape kaka. ya siap2 ambe jalur hukum.. nda perduli apapun alasanya.bukti2 so di tangan.deng minta maaf mar nda kong so bekeng kita pe kaka rupa binatang kong maen hakim sandiri..torang nda dendam deng so ampuni.. mar Tu hukum tetap berjalan.hal ini sangat membuat kami keluarga Pedih. apalagi ketika melihat foto2 yang di pamerkan dengan perlakuan yang sangat2 biadap..

Hal ini turut dibenarkan Ricko Jarod Kalangi dari ASOSIASI BATU AKIK PERMATA SULUT. (ASBAPSU)… “Iya, saya sangat kenal pria yang telanjang di foto-foto yang di posting di berbagai kiriman facebook ini. Kalau tidak salah, dia bernama Donald Mantik, warga Tondano Wewelen,” kata Ricko.
Bahkan, lanjut Ricko, sewaktu mereka menggelar pameran dan kontes Batu Akik di Airmadidi pada akhir tahun 2015 silam, pria malang tersebut sering membantu mereka.
“Karena dia rajin, banyak anggota ASBAPSU kenal dia. Saya sering dibantu dia mengangkut air. Kami juga banyak tahu kalau dia ada keterbelakangan mental, tapi dia tidak pernah mengganggu orang,” tukas Ricko.

Atas kejadian yang menimpa lelaki malang bernama Donald Mantik, Ricko berharap, aparat polisi mampu mencari dan menindaki para pelaku penganiayaan terhadap korban.
“Aksi yang dilakukan terhadap korban, sudah keterlaluan dan tidak manusiawi. Andaikan betul dia yang mem-potas anjing itu, masak sih nilai kemanusiaan hanya di ukur dengan harga seekor anjing. Semoiga aparat Polisi mampu menangkap dan memproses hukum semua yang terlibat pengniayaan terhadap Donald Mantik. Semoga Donald diberi kekuatan, dan cepat sembuh,” tutup pria yang kesehariannya bergerak di bidang bisnis itu.(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD