HUT SHS
Headlines News :
Home » » Diduga Mabuk, Anggota Polres Minsel Dan CS Tembak Dan Pukuli 5 Pemuda

Diduga Mabuk, Anggota Polres Minsel Dan CS Tembak Dan Pukuli 5 Pemuda

Written By jhon simbuang on Minggu, 23 Oktober 2016 | 22.30.00

Amurang, Identitasnews.com -  Naas yang di alami Rifra (19) alias Bibang Pemuda Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Dari informasi yang dirampungkan Wartawan, Oknum anggota Polisi Resort (Polres) Minsel melakukan pemukulan juga melepaskan satu tembakan ke paha Bibang (19) yang adalah warga kelurahan Pondang.
Kejadian ini bermula sekitar pukul 02:30 dinihari, Minggu (23/10).
Menurut Bibang (19), peristiwa itu berawal saat dirinya singgah ke sebuah warung untuk belanja. Mendadak, tanpa basa-basi, ada anggota Polisi dengan semena-mena memukul dan menembaki korban.
“Saya singgah di warung, lalu tiba-tiba saya mendapat pukulan juga tembakan di kaki kiri oleh anggota Polisi itu,” tutur Bibang kepada wartawan.


Lanjut Korban, tak bisa berbuat apa-apa, wajah sakit karena dihujani pukulan, ia masih juga dibawa ke Markas Polres Minsel. 
"Di kantor polisi saya juga mendapat penganiayaan oleh beberapa oknum Polisi," kenang pemuda itu.
Sementara itu, dari pengakuan Jordan (20) teman akrab korban yang ada di TKP, saat itu ia dan korban mampir di warung depan kantor Samsat Amurang.
"Tiba-tiba beberapa anggota Polisi turun dari mobil, lalu berbicara keras seakan kami sebagai buronan, pada hal kami tidak tau apa-apa dan Anggota menodong kami dengan pistol, juga memukul kami,"ujar dia.

Pada kesempatan yang sama, Avil (20) Warga Pondang mejelaskan bahwa, sebelum insiden tembakan tersebut, dia juga di pukul oleh oknum Polisi yang sama.
“Saya mendapat pukulan dari anggota Polisi, saat itu saya berada di Kelurahan Uwuran 1, sekitar Pukul 01:00 dini hari,” jelasnya.

Kejadian itu tentu saja berbuntut panjang. Dari status di facebook salah seorang keluarga korban bernama Hesye Repi mengatakan: "Kami Kel Tombey- Repi, merasa sangat sedih atas musibah yang trjadi pada anak kami "Rifra Tombey"( polisi Ada keroyok alias MALENDONG"). ini polisi ato PREMAN,,,,,katanya PENGAYOM,,,,,,so mabo,,,,Kong,,, serang masyarakat,, tembak torang pe anak pe kaki,,,,,anak Kami salah satu dari 5 korban
Sebagaimana pernyataan Kapolres AKBP Arya Perdana yang dilansir dari akun Facebook Humas Polres Minsel, bahwa Kapolres AKBP Arya Perdana memohon maaf atas insiden ini, juga dengan tegas memerintahkan jajaran Propam untuk menindak lanjuti permasalahan ini, guna adanya Kepastian Hukum yang tepat.
“Mohon maaf atas insiden ini, Saya perintahkan Provos untuk segera lakukan Pemeriksaan terhadap anggota-anggota ini. Jika memang terbukti bersalah, SIDANGKAN,” tegas Arya.(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD