Iklan

BP4K KK GELAR PENYULUHAN KWALITAS DAN TEKNIK KEMASAN HASIL PRODUKSI YANG AKAN DIPASARKAN

Posted by jhon simbuang on Selasa, 04 Oktober 2016

Kotamobagu, Identitasnews.com - Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Badan Pelaksana Penyuluhan  Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K)  tertanggal 29-30/9 2016 menggelar penyuluhan kualitas dan tehnik kemasan hasil produksi pertanian perkebunan yang akan dipasarkan.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan dari petani dan outputnya dikemas secara baik agar masuk dipasar secara bersaing. Demonstrasi tersebut dilakukan secara steril agar dapat digunakan dalam jangka wakti lama.

Kaban BP4K Kota Kotamobagu  M Mokoagow  mengatakan dia berharap ilmu yang diberikan bagi mereka. Kegiatan tersebut berdasarkan dari Renstra Renja yang dibuat selama lima tahun. Target tersebut diupayakan akan terlaksana dengan baik keterkaitan dengan program maksimal.
Ditempat terpisah Kepala BP4 K Kotamobagu  M Mokoagow melalui  Kepala Bidang Penerapan Tehnologi BP4K Kota Kotamobagu Nulisa Pudul SP mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh setiap perwakilan di setiap  kecamatan dan yang ikut adalah petani pejuang utama dan pelaku usaha yaitu petani yang tergabung wadah kelompok tani atau dibawa gapoktan serta pesertanya lima puluh.
Lanjut Nulisa Pudul kegiatan ini baru dua tahun dan masyarakat KK akan dirangsang untuk adakan olahan makanan yang bisa dikemas sebaik mungkin supaya masyarakat dapat mengetahui tentang cara mengemas Saus Tomat dan Saus Cabe.
Masyarakat yang sempat mengikuti praktek tersebut dapat meneruskan ke masyarakat lain agar apa yang jadi harapan pemerintah dapat terwujud. “Latar belakang kegiatan tehnik kemasan itu ada banyak, tetapi hal ini dikembalikan lagi pada pelaku usahanya karena hal ini sedemikian mendesainnya dan sasarannya yaitu memberi keyerampilan pada pelaku usaha dan pelaku utama tentang kemasan,” tutur Nulisa Pudul.
Terpisah salah satu  masyarakat ketika diwawancarai oleh media ini mengatakan  kegiatan ini sangat berguna bagi seluruh peserta.
“Dan hal ini akan dipraktekan langsung  setelah tiba di rumah. Muda - mudahan kalau sudah lancar akan dipasarkan,” ujar peserta penuh harap.(Feki)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

16.00.00

0 komentar:

Posting Komentar