HUT SHS
Headlines News :
Home » » Benarkah Jabatan Rektor UNIMA Terpilih 2016 Dinonaktifkan Menristek?

Benarkah Jabatan Rektor UNIMA Terpilih 2016 Dinonaktifkan Menristek?

Written By jhon simbuang on Jumat, 14 Oktober 2016 | 23.00.00


Tondano, Identitasnews.com – Kabar menghebohkan kembali guncang UNIVERSITAS NEGERI MANADO (UNIMA), hari ini. Pasalnya, dari sejumlah informasi dan berita yang masuk,  kabar paling panas adalah Rektor UNIMA terancam dinonaktifkan dari jabatannya.

Hal ini diperkuat dengan adanya pemberitahuan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad  Natsir, yang mana ada  pembatalan pelantikan, dalam jumpa pers di Kantor Kemenristekdikti, Jumat (14/10).
“Pemilihan rektor di perguruan tinggi negeri tidak masalah. Namun, saat ini kita menemui banyak kesalahan dan harus diperbaiki,” katanya kepada beberapa awak media nasional di Jakarta.

Mohamad  Natsir juga menguraikan yang mana ada empat kampus negeri seperti Universitas Negeri Manado (UNIMA), Universitas Musamus Merauke (UNMUS), Universitas Halu Oleo (UHO) dan Universitas Sumatera  Utara (USU). Khusus untuk UNIMA, pembatalan rektor terpilih Julyeta Paula Runtuwene, karena terlibat pembelajaran kelas jarak jauh. Kegiatan ini melanggar UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Kami akan memberikan sanksi tegas pada rektor yang terpilih, apabila terbukti dalam pembelajaran jarak jauh,” beber Natsir.

Natsir pun menjelaskan mekanisme pemilihan rektor meliputi; penjaringan, penyaringan tiga calon dengan suara terbanyak, terakhir dilakukan pelantikan. “Kami berharap, semua perguruan tinggi negeri taat pada aturan sehingga menghasilkan rektor yang berkualitas,” imbuhnya.

Dikonfirmasikan mengenai hal ini, Ketua LPM Unima RA Mege angkat bicara. Menurutnya, berita itu tidak benar. Rektor UNIMA Julyeta Paula Runtuwene, tidak pernah terlibat dalam pembelajaran kelas jarak jauh. “Berita itu keliru, yang dimaksudkan Pak Menteri, rektor sebelumnya bukan Prof Paula,” tegasnya.

Dia pun menjelaskan, batal dilantiknya Rektor UNIMA ialah Harold Lumapouw karena membuka kelas jarak jauh. “Sekali lagi kami tegaskan Prof Paula tidak ada masalah dengan siapa pun. Beliau murni ingin membuat yang terbaik bagi semua stakeholder yang ada di UNIMA secara keseluruhan,” tuturnya.(Red)

@. Sebagian berita ini dikutip dari detik com

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD