Iklan

Gerah Dituding Macan Ompong, Sirait Pimpin Langsung Penggeledahan Dinas PU Minut

Posted by jhon simbuang on Kamis, 22 September 2016

Geledah Dinas PU Minut, Tim Kejari Di Awasi Para Aspri

Airmadidi, Identitasnews.com - Mungkin ingin mematahkan tudingan berbagai LSM dan pemberitaan yang mengatakan pihaknya "Macan Ompong" terkait penanganan kasus
Dugaan korupsi terhadap PLT Kepala Dinas PU Minut Stevenson Koloay, maka tim Kejari Minut dipimpin langsung Kajari Agus Sirait SH, menggeledah kantor pemerintah tersebut Kamis (22/9).

Full team Kejari All-out, mengobok-obok Dinas PU Minut sejak pukul 10.00 wita.
Menariknya, saat tim lakukan penggeledahan di ruang Kepala Dinas PU, mendadak Wakil Bupati Joppi Lengkong didampingi Aspri Bupati Minut bernama Decky Senduk dan hampir semua aspri  masuk ke ruangan sehingga penggeledahan itu terhenti.


Kedua belah pihak sempat berbincang-bincang, sehingga beberapa saat kemudian, Kejari Minut kembali ke kantornya, sedangkan Wakil Bupati pergi meninggalkan kegiatan yang terhenti itu.

"Kehadiran kami disini hanya sebatas lintas kordinasi antara Pemda dan Kejaksaan Negeri Minut saja, tanpa ada upaya mengganggu atau mempersulit kinerja Kejari Minut," jelas Wakil Bupati Joppi Lengkong.
Kepada sejumlah wartawan, Kejari Minut, Agus Sugianto Sirait mengatakan bahwa penggeledahan yang digelar pihaknya merupakan tindak lanjut dari pengembangan kasus Dugaan Korupsi Jembatan Sampiri yang kita tahu telah menyeret PLT Kadis PU Stevenson Koloay alias SK dan RK alias Rine.

"Ini sudah masuk pada agenda di tahap 'Penyidikan'. Kami lakukan penggeledahan ke Dinas PU terkait kasus dugaan korupsi Jembatan Sampiri Tahun Anggaran 2015, t5idak dengan kasus lain. Kecuali ada laporan resmi yang masuk," katanya.


Lanjut Sirait, kasus tersebut sudah dilaporkannya ke Kejati bahkan ke KPK, agar kinerja pihaknya mendapat nilai positif dari para atasan. Ditanya apakah ada kasus lain yang di incar pihaknya di tempat yang sama tapi kasus berbeda, menurut Sirait, tidak ada.
"Tidak benar dan tidak ada. Kami bekerja profesional, tanpa konsep. Penggeledahan ni kami lakukan demi tugas," tukas Sirait.

Ditanya apakah pihaknya tidak merasa di intervensi oleh kehadiran beberapa Aspri Bupati dan Wakil Bupati Minut dalam penggeledahan ini, jawab Sirait, tidak. " Oh, tidak. Saya melihat itu sebagai mereka yang hadir itu ingin melihat secara langsung, kinerja kami dalam penanganan kasus korupsi

Terpisah, Kasie Intel Hendra Wijaya Kamal SH membenarkan ucapan Kajari terhadap proses penggeledahan tersebut. Pihaknya tidak akan bekerja sesuka hati dan keluar dari prosedur yang ada. "Dalam penanganan kasus ini, SK telah tiga (3) kali panggilan, tapi mangkir. Makanya kami lakukan penggeledahan dengan tujuan mencari data pendukung terkait kasus dugaan korupsi Jembatan Sampiri," jelas Hendra.


Disamping itu, dengan langkah penggeledahan ini, Kejaksaan Negeri Minahasa Utara membuktikan bahwa pihaknya aktif dalam penanganan kasus korupsi. "Apa yang kami lakukan, walau jumlah kami sedikit, itu membuktikan bahwa Kejari Minut itu tidak tidur, tapi ada," pungkasnya.

Sampai pukul 17.30 witta, tim Kejari Minut baru meninggalkan Dinas PU dengan membawa beberapa alat bukti yang dicari mereka, yaitu data tentang Proyek Jembatan Sampiri Anggaran Tahun 2015 silam.(John)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

18.30.00

0 komentar:

Posting Komentar