Iklan

ASTAGA ANGKA ‘PERCERAIAN’ DI KOTAMOBAGU MENINGKAT?

Posted by jhon simbuang on Rabu, 07 September 2016

Tuela: "TUHAN Yang Maha Kuasa telah mempersatukan umat-NYA lewat perkawinan kudus"

Kotamobagu, Identitasnews.com -  Peran  pemerintah dan pemuka agama sangat penting untuk mengurangi angka perceraian di Kota Kotamobagu.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kotamobagu, Gina Olii melalui Kepala Seksi (KASI)  Perkawinan dan Perceraian Jantje Tuela saat ditemui media ini di ruang kerja mengatakan bahwa TUHAN Yang Maha Kuasa telah mempersatukan umat-NYA lewat perkawinan kudus.
“Tentunya  membutuhkan  mentalitas iman yang kuat dan kokoh untuk mengantisipasi datangnya pihak - pihak yang  tak bertanggungjawab memisahkan tali perkawinan yang telah  disahkan oleh pemerintah maupun agama,” katanya Rabu (7/9).
Pada saat diteguhkan dalam pernikahan kudus, lanjut Tuela, pihak keluarga dua bela pihak lebih khusus kedua mempelai, telah menerima nasihat dari pemerintah maupun pemuka agama.
“Ingatlah itu, sakralkan tali pernikahan, agar biduk rumah tangga bisa langgeng perceraian bisa terjadi hanya satu kali seumur hidup aklias dipisahkan oleh maut saja,” imbau Tuela.
Menurut Jantje Tuela, upaya pemerintah maupun pemuka agama sudah cukup maksimal. Namun ia sendiri heran, pasalnya sampai Bulan Agustus 2016 angka perceraian malah mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Sampai bulan Agustus ini angka perceraian tercatat ada 14 orang yang mendapatkan akta perceraian dari Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Kotamobagu.
“Akta perceraian tersebut hanya bisa  dikeluarkan atas dasar ketetapan hukum dari pengadilan Negeri Kotamobagu. Muda - mudahan ke depan jumlah perceraian akan dapat ditekan lewat kesadaran dan wawasan berpikir yang lebih baik lagi dalam membina keutuhan tumah tangga,” tandas Tuela.
Sementara itu, sesuai data yang ada, angka perkawinan di Kota Kotamobagu sampai bulan Agustus 2016, berjumlah 63 pasangan.(Feki)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

21.30.00

0 komentar:

Posting Komentar