HUT SHS
Headlines News :
Home » » Wouw, Siapa Sangka Jono Apriandi Kurir Teroris Santoso Ternyata Seorang Oknum PNS di Palu !

Wouw, Siapa Sangka Jono Apriandi Kurir Teroris Santoso Ternyata Seorang Oknum PNS di Palu !

Written By jhon simbuang on Sabtu, 06 Agustus 2016 | 08.00.00


Palu, Identitasnews.com – Starategi dan siasat berperang dari seorang Teroris Santoso alisa Abu Wardah, cukup berbakat dan bisa dikata, berada diatas rata-rata pimpinan teroris lain yang sebelum-sebelumnya telah di lumpuhkan aparat.
Sejahat dan sekejam Santoso, ternyata teroris yang baru saja ditembak aparat beberapa waktu lalu, toh ada juga yang bersimpati. Baru-baru ini, Mabes Polri dan Mabes TNI, mampu mengungkap, dan mengurai benang merah, siapa-siapa saja oknum yang menjadi mata rantai jaringan Santoso, sehingga Teroris yang tewas dengan dahi tertembus peluru itu sulit di lacak petugas.
Bayangkan… Jono Apriandi seorang ASN aktif di Kota Palu, ternyata adalah kurir Santoso yang tertangkap oleh Densus 88 Anti Teror di Kota Palu pada 4 Agustus 2016 lalu.

Kapolri Jendral Tito Karnavian, melalui Kapolda Sulawesi Tengah, Brigadir Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi dalam keterangan pers mengatakan, Jono saat ini berstatus sebagai ASN atau Pegawai Negeri Sipil aktif (PNS) di jajaran Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu.
“ Memang benar yang bersangkutan (Jono) aktif sebagai jaringan kurir MIT yang di Kota Palu,” beber Kapolda Jumat (5/8).

Keterlibatan Jono dengan kelompok Santoso di Palu, kata Kapolda lagi, tahun 2015 bersama dengan Isa alias Berni, Jono menjemput DPO Agus Supriyanto dan Zainuddin di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu. Pada waktu hampir bersamaan, Jono pula yang menfasilitasi keberangkatan keduanya ke Poso untuk bergabung dengan kelompok MIT.
“Lalu di 2016 ini, bersama dengan tiga orang ikhwan dari Jawa melalui Bandara Sis Aljufri Palu, Jono menjemput DPO Abdurrahman alias Abu Asbal di Bandara itu serta bertugas mempersiapkan fasilitas Abdurrahman selama berada di Palu,” urai Kapolda.

Jono sendiri, timpal Kapolda, berhasil dibekuk Densus 88 Anti Teror di rumahnya di Jalan Masjid Raya, Kamis, 4 Agustus 2016 (kemarin). “Pada hari yang sama, dua rekan Jono juga diamankan Densus, yakni Abdulrahman alias Berni dan Muhammad Asmaul alias Muket di dua lokasi berbeda,” timpal Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi.

Lebih jauh, Kapolda Palu menlanjutkan, Asmaul ditangkap di Bandara Mutiara Sis Aljufri yang sudah berada di dalam pesawat Sriwijaya tujuan Balikpapan dan Tarakan. “Sementara Isa Abdulrahman diamankan di rumahnya di BTN Citra Alam Tinggede, sedangkan barang bukti yang diamankan dari tangan Jono berupa 3 buah HP dan buku rekening," tutup Kapolda Brigadir Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi.(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD