HUT SHS
Headlines News :
Home » » E eeeh, Kata “PETUNJUK IBU BUPATI” Marak Beredar Dan Resahkan SKPD Pemkab Minut

E eeeh, Kata “PETUNJUK IBU BUPATI” Marak Beredar Dan Resahkan SKPD Pemkab Minut

Written By jhon simbuang on Senin, 01 Agustus 2016 | 19.30.00

Vonnie: “Kepada seluruh SKPD agar tidak mempercayai petunjuk itu. Jika memang ada petunjuk seperti itu, langsung lapor ke saya 

Airmadidi, Identitasnews.com – Ada-ada saja cara yang dilakukan orang, untuk meraup keuntungan, kendati harus dengan cara-cara yang tidak terpuji. Kalau cara yang dilakukan itu berupa penipuan, pemerasan atau paksaan, di lingkup pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, lain lagi jurus yang dipakai oknum-oknum terkait.
Modus operandi yang dipakai, cukup aman, namun cukup pula membuat para SKPD mati kutu karena takut mempertanyakan langsung hal tersebut kepada nama yang dijadikan embel-embel.
Jurus jitu ini ditengarai sudah terjadi sejak lama, dan oknum-oknum yang mempraktekkannya, bisa dikata orang-orang lama pula.
Kalau di jaman bupati Minut masih dijabat Sompie Singal, para kepala SKPD mati kutu dengan kalimat, "INI PETUNJUK BAPAK BUPATI". Disaat pemerintahan sudah dipimpin Vonnie Aneke Panambunan, ternyata modus itu terus berjalan dan membuat para Kepala SKPD hanya mampu mengabulkan sambil menggeleng-geleng tidak percaya.
"Saya tahu itu tidak benar, tapi kan sebagai bawahan, ketika mendengar kata "PETUNJUK IBU BUPATI", mana berani saya menolak atau bilang tunggu, saya tanya Ibu Bupati dulu. Kenapa, seandainya apa yang dikatakan memang betul, kan sya yang malu nantiya, jadi mau-tak mau saya memilih mengabulkan saja," aku salah satu Kepala SKPD yang memohon namanya dirahasiakan mengingat kariernya terancam.

Akibat adanya pergerakan oknum-oknum penjual nama bupati dan sudah meresahkan para pejabat itu, planing anggaran yang sudah ditata, mengalami perubahan sebab merasuknya jurus ampuh penjual nama PETUNJUK BUPATI itu.

Bupati Minahasa Utara (Minut), Vonnie Aneke Panambunan (VAP), saat dikonfirmasi sejumlah wartawan beberapa waktu lalu, kaget dan menampik adanya isu petunjuk atas nama dirinya.
Dalam mengayuh roda pemerintahannya, jarang menyuruh seseorang berurusan uang dengan SKPD hanya dengan perintah LISAN saja.
"Kalau saya menyuruh seseorang ke SKPD, itu jarang sekali, dan kalau ada saya lebih meilih memerintahkan orang itu dengan surat atau memanggil langsung si Kepala SKPD," beber bupati.

VAP mengaku kaget dengan adanya modus operandi yang mengatas namakan dirinya. Ia berjanji akan mencari tahu siapa saja oknum-oknum yang melakukan intervensi ke SKPD menjual kewenangannya sebagai bupati. “Saya tidak penah menyuruh siapapun membawa atas nama saya, untuk meminta-minta apalagi memeras SKPD,” tukas Vonnie gusar.

Jika ada oknum datang ke SKPD dan mengatakan atas petunjuk bupati, jangan di percaya, karena ia tidak pernah memberikan perintah atas nama bupati, Vonnie mengingatkan agar SKPD jangan percaya.
"Kepada seluruh SKPD agar tidak mempercayai petunjuk itu. Jika memang ada petunjuk seperti itu, langsung lapor ke saya,” tandas Vonnie.(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD