Iklan

PENGGUNA FACEBOOK, HATI-HATI, SEBAB TITO TAK MAIN-MAIN TERHADAP NETIZEN PENGUNGGAH ISU PROVOKATIF DAN ISU SARA

Posted by jhon simbuang on Senin, 01 Agustus 2016


Jakarta, Identitasnews.com - Merasa tidak ada maslah serius sehingga bisa terjadi pertikaian fatal di Tanjung Balai, Kapolri, Jenderal Tito Karnavian kesal dan kecewa. Sontak, iapun segera lakukan koordinasi dengan Kemenkominfo untuk bisa mencegah informasi yang bernada kebencian atau isu SARA lewat media sosial.

Tindakan tersebut didasari dari kasus kerusuhan yang baru saja terjadi diTanjung Balai, Sumatera Utara beberapa waktu lalu yang diduga disebabkan karena adanya provokasi di media sosial.
“Kami akan berkoordinasi dengan Kemenkominfo bagaimana pengawasan media sosial Twitter, Facebook, dan lain-lainnya, yang dengan mudah setiap orang menyebarluaskan secara viral. Konflik yang terjadi di Tanjung Balai sebenarnya sudah bisa dicegah dengan mempertemukan orang yang bermasalah, " tukas Kapolri.
Tetapi, karena jadi perdebatan yang panas di media sosial dengan unsur provokasi, akhirnya amarah masyarakat pun terpicu kembali.
Usaha yang bakal dilakukna oleh Tito adalah dengan meminta untuk perusahaan media sosial dan provider internasional agar bisa membuat servernya di Indonesia.
“Mungkin salah satunya dengan meminta provider internasional untuk memiliki server di Indonesia bisa jadi salah satu solusi. Sehingga bisa mencegah dan mengantisipasi adanya isu provokatif di media sosial. Sebenarnya kasus ini sangat mudah sekali ditangani. Tapi karena kita tidak punya akses, penanggulangannya jadi sangat sulit,” ucap Tito.
“Saya tekankan, ada ancaman hukumannya bagi mereka yang menyebarkan isu negatif. Kami mengimbau kepada netizen pengguna medsos tolong jangan menyebarkan isu negatif yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” warning Tito.(Ben)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

12.03.00

0 komentar:

Posting Komentar