Iklan

Jalan Penghubung Desa Popareng Dan Desa Wawontulap Di Kecamatan Tatapaan Mengenaskan PU Provinsi Mandul

Posted by jhon simbuang on Rabu, 24 Agustus 2016

GUBERNUR SULUT DIMINTA TURUN LAPANGAN


Amurang, Identitasnews.com - Luasnya wilayah Provinsi Sulawesi Utara khususnya Kabupaten Minahasa Selatan, mungkin membuat pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tidak bisa melakukan pemantauan lebih mendalam.
Alhasil, sampai hari ini masih ada beberapa titik jalan provinsi penghubung desa di Kecamatan Tatapaan rusak di beberapa titik dan belum tersentuh perbaikan.

Sebut saja jalan penghubung antara Desa Popareng ke Desa Wawontulap. Kendati di pertengahan jalan antara dua desa bersebelahan itu tampak ada pekerjaan peningkatan mutu jalan berupa hot-mix, anehnya di banyak bagian tetap saja belum terjamah perbaikan.
"Panjang jalan yang mereka Hot-Mix hanya sekitar satu sampai dua kilometer saja, sisanya tetap dibiarkan rusak parah," keluh Pak Samsuddin warga Wawontulap kepada www.identitasnews.com Rabu (24/8) pukul 15.00 wita.
Dimusim kemarau seperti ini, lanjut Samsuddin, kendaraan yang melalui jalan rusak itu harus berhati-hati, sebab debu akan beterbangan mengganggu pandangan kendaraan lainnya. "Sedangkan di musim hujan, kendaraan roda dua harus ekstra waspada, kalau tidak mau celaka karena jalanan jadi licin dan ber-kubangan yang dalam," bebernya.

Masyarakat setempat sangat menyesalkan sikap Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang trerkesan masa bodoh dengan keadaan jalan mereka. "Kami berharap Pak Gubernur dan Wakil Gubernur, turun survey agar tahu nasib kami disini seperti apa, jangan hanya turun kalau mencari dukungan suara untuk pilkada saja," tambah Ibu Syane warga Desa Popareng kesal.

Sedangkan untuk Desa Pungkol ke Desa Sondaken dan seterusnya, jalan juga sudah mulai berlubang, namun belum juga ada upaya peningkatan mutu jalan, maupun pelebaran. Mirisnya, ruas jalan ituasi jalan yang ada, selain berliku-liku, medan jalan cukup rumit.
Sudah begitu, jalan juga tergolong sempit, sehingga kendaraan berpapasan dari dua arah, harus saling mengalah memberi jalan kepada salah satunya.(Jefran)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

19.30.00

0 komentar:

Posting Komentar