Iklan

HARGA ROKOK TEMBUS RP 50 RIBU, BULAN DEPAN SAH DIBERLAKUKAN DAN DPR SETUJU

Posted by jhon simbuang on Sabtu, 20 Agustus 2016


Jakarta, Identitasnews.com - Harga rokok yang terus menuai tanggapan berbeda-beda, ternyata bukan hanya wacana dan ancaman sambal dari pemerintah saja. Pasalnya, beberapa saat sebelumnya, Ketua DPR Ade Komarudin sepakat dengan harga rokok yang bakal dinaikkan Rp 50. 000 per bungkus. Menurut Ketua DPR, itu sekalian bisa kurangi kebiasaan orang-orang supaya tidak lagi merokok. Rokok adalah musuh bangsa yang sudah diakui kebanyakan orang.
" Saya sepakat dengan kenaikan harga rokok, " tegasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (19/8).
Ide briliant menaikkan harga rokok juga terpicu dari total pendapatan negara akan jadi tambah. Kenaikan harga rokok akan menolong biaya pendapatan dan berbelanja negara (APBN) pada saat yang akan datang.

Seperti kita ketahui bersama, sampai hari ini, harga rokok dibawah Rp 20. 000 dinilai jadi penyebabnya tingginya jumlah perokok di Indonesia. Tak heran kalau anak sekolah saja terkesan begitu gampang beli rokok baik per bungkus, maupun eceran.

Hasbullah Thabrany, Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Orang-orang Kampus Indonesia, , harga rokok mesti dinaikkan minimum 2 kali lipat. Hal itu menurut dia bisa turunkan jumlah perokok di Indonesia.

Hal ini bukan hanya spekulasi atau tebak-tebakan saja. Sesuai hasil riset serta telah dikerjakan survei pada beberapa ribu orang sepanjang Desember 2015 sampai Januari 2016. Akhirnya kian lebih 70% orang bakal berhenti merokok bila harga nya dinaikkan jadi Rp 50. 000.

Kenyataannya adalah harga per bungkus rokok di Indonesia adalah yang paling murah didunia. Umpamanya di Singapura, harganya tidak kurang dari Rp 120. 000. Kenyataan itu bukannya menmbawa dampak positif jadi menyebabkan jelek, yaitu semakin terbebani faktor ekonomi lantaran sakit-sakitan.

Bandrol harga Rp 50. 000 perbungkus bakal mulai diaplikasikan bln. depan sesudah diteken oleh DPR, yang telah menyepakati hal semacam ini. Di pastikan Indonesia bakal alami perkembangan lantaran orang-orang lebih sehat dan berlangsung perbaikan ekonomi. Juga anak dan pelajar terproteksi dari efek jelek rokok yang menyebar ke hal jelek lain seperti miras, koplo bersama hal-hal lain yang sulit kita jelaskan.(Ben)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

16.30.00

0 komentar:

Posting Komentar