Iklan

UPSSSS… MENRISTEKDIKTI DISEBUT OLEH DR A Z, TERIMA UANG DARI SALAH SATU CAREK UNIMA

Posted by jhon simbuang on Kamis, 28 Juli 2016


Tondano, Identitasnews.com - Sungguh miris dan mengejutkan tragedi yang terjadi di tubuh UNIMA. Belum tunta s kasus yng dilakukan eks Rektor tentang kuliah Jarak Jauh, kini prahara baru mencuat cukup tak mengenakkan. Setelah di lakukan tahapan penyaringan 3 besar pada beberapa waktu lalu, kepanitaan dihantam isu tak mengenakkan, yang mana kuat dugaan ada permainan money politik kepada para Senat UNIMA bahkan Panitia Pilcarek.
Selain bermain uang, mereka janjikan jabatan oleh tim sukses carek. Salah satu oknum yang coba di sogok tim sang Carek adalah PR 3 UNIMA, Dr.Sisca Kairupan.
Sebagai PR 3 saat ini, Siska juga Carek yang memperoleh suara ke 4 terbanyak dari 19 calon rektor tanpa ada money politik sedikitpun dalam benaknya.

Lebih parah lagi dalam Rapat Senat yang di pimpin Prof A.G Senduk beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa harus ada penanda tanganan   untuk menghindari suap. Namun demikian, sungguh IRONI ketika salah satu Senat berinisial Prof Dr. A.Z mengatakan "kenapa menteri boleh menerima uang tanpa menanda tangani pakta integeritas.”
Ungkapan itu tentu saja mengagetkan masyarakat Indonesia khususnya wilayah Kawasan Indonesia Timur.
Tak sampai disitu saja, di duga adanya konspirasi antara eks rektor P.Tuerah dan eks PR 1 Lumapow ,untuk mendukung suara terbanyak pertama dan suara kedua terbanyak. Kedua pria itu dudga telah yakin bahwa salah satu dari dua calon ini pasti jadi Rektor.

Guna menjaga integeritas media online,Pemimpin redaksi www.Identitasnews.com John Simbuang mengagendakan pertemuan dengan Menristekdikti, KPK, Mabes Polri untuk mengkonfirmasi dan koordinasi kejadian dalam penyaringan 3 besar Carek UNIMA yang kerap dugaan ada permainan kotor dan ini harus di selidiki dan tidak bisa dibiarkan begitu saja sebelum ada rektor baru nantinya," ujarnya kAMIS (28/7).

Lanjut Simbuang, dalam asalah ini, tentu sebagai PLH Rektor UNIMA Prof.Jamal Wiwoho harus juga bertanggung jawab. jangan cuma cuek tanpa ada penyelidikan," ajak John.
Terpisah , tokoh masyarakat Minahasa Frangky Wolayan sangat menyesalkan apabila MENRISTEKDIKTI melanjutkan pemilihan yang di duga tidak sportif, dimana kinerja intelegen Negara, BIN,dan lainnya.
“Coba telusuri dan kumpulkan bukti,kan sudah jelas yang di sampaikan ketua panitia carek Prof AG senduk yang mana dirinya sudah di tawarkan jabatan dan lainnya"tutur Wolayan.(Haris)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

10.57.00

0 komentar:

Posting Komentar