Iklan

SESUDAH PIDANAKAN PT MMP NANTI, TELEGRAF SEGERA LAYANGKAN GUGATAN PERDATA SEBESAR 20 M

Posted by jhon simbuang on Kamis, 28 Juli 2016


Airmadidi, Identitasnews.com – Rahman Ismail SH, Pemimpin Redaksi media online telegrafnews.co, melalui Kuasa Hukum  Alvian Ratu ternyata tidak main gertak saja tentang laporan pidana yang dilayangkan kepada DirekturUtama (Dirut) PT MMP Mr Yang. Investor asing yang selalu mengaku sudah rugi uang banyak itu, ternyata telah di laporkan ke Mapolres Minahasa Utara, Rabu (27/7) sore tadi.

Alvian Ratu Pengacara kawakan yang dikenal telah memenangkan banyak kasus, saat dihubungi mengatakan, usai pihaknya membuat laporan pidana, langkah gugatan Perdata terhadap Direktur PT MMP ke Pengadilan Negeri (PN) Airmadidi segera dilayangkan juga.

"Rencanya, kita melayangkan gugatan Perdata  kepada PT MMP, itu pada pekan depan. Semua dokumen menyangkut gugatan Perdata, tengah disiapkan. Telegrafnews.co merupakan media ciber resmi yang memiliki payung hukum. Apa lagi, jumlah karyawannya  (wartawan, marketing dan IT) mencapai belasan orang, menjadikan media ini sangat potensial. Cara-cara 'licik' yang dilakukan MMP adalah upaya mendiskreditkan bahkan bisa mematikan perkembangan media ini. Taksiran gugatan Perdata bisa mencapai angka Rp20 miliar" ungkap Alvian.

Menyangkut keberatan PT MMP terhadap berita yang ditayangkan telegrafnews.co pada 21 Juli dengan dua judul 'Bupati VAP dan Gubernur Olly Dondokambey Kompak Tolak PT MMP' dan "Antek-antek PT MMP Gentayangan, VAP: Sampai Kapanpun Saya Tolak dan Itu Direstui Gubernur' merupakan pemberitaan dengan sumber yang jelas, bukan berupa opini.

"Silahkan dilihat, sumber dalam dua berita itu ada dan disampaikan lewat konfrensi pers oleh Bupai Minut. Kalau misalnya, PT MMP merasa tersinggung dengan kalimat-kalimat dalam berita berupa dugaan, harusnya PT MMP melewati koridor UU Pers, bukan seperti ini," tandas Ratu.

Lanjut Ratu, alasan lain langkah gugatan Perdata diajukan. PT MMP, tidak menyampaikan poin hak jawab pemberitaan. Kalaupun, hak jawab diberikan dan diabaikan, masih ada cara somasi. Bukan langsung memberikan surat teguran dengan isi yang bersifat fitnah dan menghasut.

"Kalaupun ada mekanisme surat teguran. Itu harusnya bersifat rahasia antara pemberi teguran dan orang yang diteguran. Tapi yang terjadi, PT MMP wara-wiri menyebarkan surat teguran ke instansi-instansi lain seperti Menteri Komunikasi dan Infiormatika, Gubernur Sulut, Bupati Minut dan Ketua Dewan Pers Nasional,“ tanya.

Dikethaui, upaya hukum ditempuh setelah PT Mikgro Metal Perdana (MMP) mengeluarkan surat teguran kepada telegrafnews.co bernomor 72/Dir.1/MMP-J/VII/2016 tertanggal 22 Juli 2016 dan diterima telegrafnews.co lewat pengiriman PT JNE di Kolongan, Minut, pada tanggal 26 Juli, sekira pukul 22.00 Wita.(Red)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

02.09.00

0 komentar:

Posting Komentar