HUT SHS
Headlines News :
Home » » SEBENTAR LAGI LELANG 13 JABATAN, PEJABAT WARISAN SS SIAP – SIAP JO

SEBENTAR LAGI LELANG 13 JABATAN, PEJABAT WARISAN SS SIAP – SIAP JO

Written By jhon simbuang on Kamis, 21 Juli 2016 | 20.00.00

Jefran Minta Bupati Jangan Beri Jabatan kepada 4 Kadis Yang Pernah Bermasalah Hukum 

Airmadidi, Identitasnews.com - Memasuki 6 bulan Bupati Vonnie A Panambunan dan Wabup Ir Joppi Lengkong (VAP-JO) menahkodai Minahasa Utara, lelang jabatan mulai digulir. Saat ini, sebanyak 13 posisi pejabat esellon II tengah digodok panitia seleksi (Pansel) lelang.

Setelah lewati proses seleksi, nantinya pelantikan 13 pejabat di masing-masing instansi ini, rencanannya digelar sesudah tanggal 17 Agustus, tepat 6 bulan VAP-JO memimpin Tanah Tonsea (Minut) sejak 17 Februari lalu.

Terkait 13 jabatan ini, menjadi pembicaraan hangat dikalangan ASN. Pasalnya, pejabat loyalis eks Bupati Sompie Singal yang hingga detik ini masih 'berkuasa' memegang jabatan strategis. Apakah mereka bisa masuk dalam gerbong rolling Agustus bersamaan 13 pejabat yang dilelang? ataukah mereka tetap bertahan hingga menunggu rolling tahap II pasangan VAP-JO?

"Kalau cuma 13 yang diganti. Sama saja, tak ada gunanya. Sebab, pejabat-pejabat yang ada saat ini tak mampu mengimbangi pola kerja pasangan VAP-JO," kata Jefran de’Johg Koordinator Investigasi LSM LI-TIPIKOR DPP Sulut Kamis (21/7).

Menurut Jefran, kualitas ASN peninggalan mantan bupati Minut dulu, dikenal diketahui menduduki jabatan bukan karena kualitas, namun karena filosofi ‘Dekat Api Panas’. “Kualitas mereka rata-rata payah, tapi karena jago mengambil hati bupati, otomatis dapat jabatan. Demi memperbaiko aib peninggalan pimpinan lama, saya berharap VAP-JO harus belajar tega, selam tega itu adalah demi kebaikan,” tukas aktivis vokal berdarah Kema itu.

Disamping harus belajar tega dan tegas, Jefran berharap Bupati dan Wakil Bupati Minut tidak lagi memberi jabatan kepada ASN yang pernah bermasalah dengan hukum.
“Sekali telah bermasalah dengan hukum, mereka seterusnya tetap akan melanggar hukum. Contohnya Kepala Dinas Pendidikan yangh tersandung kasus Dana Block-Grant 2012, Kepala Dinas PU terkait kasus proyek Aspirasi 2015, dan Kepala Dinas Perhubungan serta Kepala Dinas Kesehatan dengan kasus ALKES. Ibarat kemeja putih, mereka sudah kena noda dan celah intervensi pihak lain terbuka lebar mengingat masalah yang pernah mereka alami. Jadi sebaiknya bupati jangan lagi menerima ASN seperti itu,” tandas Jefran.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Minahasa Utara (Kaban BKDD Minut), Drs Aldrin Posumah S.Sos MSi enggan berkomentar lebih. Sebab kata dia, sesuai regulasi mengatur rolling bagi bupati dan wabup terpilih pasca pilkada, itu baru bisa dilakukan 6 bulan setelah menjabat.
"Kalau itu merupakan kewenangan bupati dan wabup (VAP-JO), mau kapan rollingnya. Hanya saja, untuk 13 posisi jabatan yang sementara dilelang bisa diikuti pejabat devintif saat ini," ugkapnya.

Disingung, apakah mereka (pejabat) di kabinet eks Bupati Sompie bisa diganti, kemudian ditempatkan pejabat berstatus pelaksana harian (Plh)? lagi-lagi Posumah enggan membeberkan. "Kan sesuai regulasi kewenangan bupati dan wabup itu baru bisa melakukan rolling setelah 6 bulan menjabat. Selanjutnya, merupakan wewenang pimpinan. Artinya rolling selanjutnya fuul kewenangan bupati," terangnya.

Soal rolling jabatan VAP-JO, rupanya mulai berdampak. Sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) beberapa hari terakhir, terlihat gusar. Khususnya mereka yang merupakan pejabat dalam kabinet eks Bupati Sompie Singal.

"Torang tinggal tunggu jo, apakah masih di sini (kadis kesehatan) atau tidak. Jika tidak, siapa yang mau bertanggungjawab atas apa yang tengah dilakukan saat ini," katanya dengan wajah was-was.

Bupati VAP diwawancarai terkaiat ini menjelaskan, rolling jabatan wajib digelar dalam menunjang program-program kerakyatan yang digaungkan saat kampanye lalu. Siap-siapa yang nantinya mengisi jabatan di SKPD itu sudah diidentifikasi.

"Tunggu saja, tinggal sebulan lagi. Saya sudah tahu, siapa yang bekerja dan tidak," jawab Panambunan dengan gaya blak-blakannya, sembari meminta peran pers mengawal proses pembangunan.(John)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD