Iklan

PT MMP Acuhkan Larangan VAP-JO, Dinas Terkait Diduga Tutup Mata

Posted by jhon simbuang on Rabu, 27 Juli 2016

Airmadidi, Identitasnews.com – Untuk kesekian kalinya Bupati Minut Vonnie A Panambunan menyerukan penolakan kegiatan tambang di Pulau Bangka Kecamatan Likupang Timur (Liktim), oleh perusahan mana-pun.

“Sudahlah, Pulau Bangka adalah Zona Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara. Dan Pak Gubernur juga setuju dengan keputusan saya. Jadi, karena saya dan Pak Gub sepakat menolak, maka saya katakana sekali lagi:
SELAMA SAYA MASIH BUPATI MINUT, PULAU BANGKA TIDAK BISA DIJADIKAN TAMBANG,” tutur VAP beberapa waktu lalu kepada www.Identitasnews.com.

Untuk lebih menegaskan tekadnya, Vonnie Aneke Panambunan lewat delegasi Pemkab Minut, telah  menyampaikan penolakan tersebut di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) RI di Jakarta.

Sangat disesalkan, keteguhan hati 2 anak daerah MINUT (Gubernur dan Bupati) dalam menjaga kelestarian alam-nya dengan menolak pertambangan di Pulau Bangka ini terkesan keduanya hanya berjuang sendiri saja.

Pasalnya, dinas/instansi terkait dibawah pemerintahan kedua pimpinan daerah berbeda itu, terkesan masa bodoh., bahkan disuga kuat ada yang berupaya berpihak dan meloloskan PT MMP untuk melanjutkan penambangan di Pulau Bangka itu.


Alhasil… Peringatan dan larangan Bupati Minut Vonnie A Panambunan bagai tak berarti bagi PT MMP. Sampai saat ini, sarana dan fasilitas milik PT MMP masih terawatt rapih di Pulau Bangka. Bahkan, terinformasi beberapa waktu terakhir ini, dengan acuh tak acuh PT MMP beraktifitas.

"Selasa pekan kemarin, PT MMP terlihat melakukan aktifitas mencurigakan di Pulau Bangka. Ada sejumlah material yang dibuang ke laut entah itu apa," tutur Ketua KMPA Tunas Hijau, Maria Taramen.

Maria Taramen menilai, PT MMP tidak tahu malu dan tidak menghormati apa yang sudah diserukan Bupati Minut Vonnie A Panambunan dan Pemprov Sulut. Aktifitas mencurigakan PT MMP kemarin  tidak seperti biasanya alias mencurigakan.

"Perusahaan asing ini memang sudah sangat keterlaluan. Sulut khususnya Minut ada pimpinan, sehingga PT MMP harus menghormati apa yang diserukan pemerintah. Bukan malah kelihatan seperti pandang enteng," tandas aktivis yang dikena paling dibenci PT MMP karena menolak keras perusahaan asing itu.


Bupati Minut, sudah berbuat dan tetap teguh pada prinsip dan komitmennya yaitu menolak keras pT MMP menambang di Pulau Bangka. Tapi, bangaimana dngan DISSOSNAKERTRANS dan Polres Minut yang pernah diamanatkan Bupati VAP waktu lalu untuk menghalau PT MMP keluar dari Pulau Bnagka dalam beberapa hari.

Terbukti, sampai detik ini, PT MMP masih bertahan di Pulau Bangka tanpa ada upaya tindakan tegas dari aparat. PT MMP tak tahu malu, diduga masih ada aparat dan instansi pemerintah yang main aman.(John)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

08.30.00

0 komentar:

Posting Komentar