Iklan

Polisi Polres Minut Kurang Profesional, Dor Preman Kampung, Peluru Nyasar ke Dada Warga

Posted by jhon simbuang on Jumat, 08 Juli 2016

Korban Arlin Dirawat Intensif Akibat Ditembus Peluru Nyasar

Airmadidi, Identitasnews.com - Hendak menembak Target Operasi (TO) atas kasus penganiayaan (RL), wanita Arlin Budiman (34) malah kena peluru nyasar polisi.
Petaka peluru nyasar ini terjadi di Desa Kampung Ambon, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (8/7) sekitar Pukul 00.30 Wita.

Akibatnya perempuan malang tersebut oleh warga setempat harus dilarikan ke RSUP Kandouw Malalayang untuk perawatan intensif, mengingat peluru proyektil mengenai dada kanan Arlin.

Kapolres Minahasa Utara, AKBP Eko Irianto saat dikonfirmasi salah seorang Wartawan Group FORJUBIR Minut mengatakan, penembakan terhadap tersangka RL sudah pantas, karena RL sudah pernah melakukan 5 (lima) kasus penganiayaan terhadap warga setempat.

“Bripka ZM anggota polsek Likupang, terpaksa melumpuhkan lelaki pembuat onar ini dengan menggunakan proyektil peluru. Saat itu kondisi tersangka dalam keadaan mabuk dan membuat onar, tembakan peringatan tak diindahkan RL, terpaksa anggota menembak menembus betis kaki kanan RL. Kemudian peluru proyektil mengenai lantai beton dan memantul kembali sehingga mengenai dada kanan atas warga desa kampung ambon bernama Arlin Budiman, pada jarak TKP dengan korban peluru nyasar sekitar 60 meter.” jelas Irianto.

Menurut keterangan saksi salah seorang anggota TNI AD yang bertugas di Likupang yakni JM (43), dia berada di Desa Likupang Kampung ambon, Kecamatan Liktim sedang memonitor kegiatan acara musik disko.

Saksi JM bertemu dengan lelaki RL berbincang di lokasi acara, tiba-tiba datang beberapa orang warga yang langsung menyerang dan melakukan pemukulan terhadap lelaki RL.

“Melihat peristiwa tersebut saya melerai dan mengamankan RL ke dalam salah satu rumah warga yang berada di lokasi kejadian.Tetapi saat diamankan RL mengamuk dan menyerang saya, tapi tidak saya ladeni. Setelah itu RL keluar lewat pintu belakang dan sekitar lima menit RL kembali ke lokasi dengan membawa sajam (sebilah pisau) sambil berteriak akan membunuh,” beber oknum TNI itu.

Kapolres Minut mengatakan, Tersangka sudah beberapa kali melakukan onar keributan, warga terganggu dengan tingkah lakunya. "Memang tersangka ini sering berpindah-pindah tempat saat melakukan keributan, dia memang sudah menjadi TO kita, ini berkat kerjasama dan informasi dari Saksi, kemudian anggota kami langsung ke TKP," beber AKBP Eko Irianto.

Lanjut Kapolres, petugasnya terpaksa melumpuhkan tersangka dengan tembakan, karena Tersangka berusaha menikam petugas polisi dan petugas TNI. "Tersangka sudah kami amankan, sementara korban yang kena peluru nyasar dalam perawatan medis," kata dia.

Ditanyakan salah seorang anggotanya yang mengeluarkan tembakan, Irianto mengatakan sementara dalam proses. "Tetap kita proses sesuai pertanggungjawaban. Anggota sudah ditahan dan dilakukan pemeriksaan saat ini," tandas perwira yang akrab dengan wartawan itu.(John)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

17.30.00

0 komentar:

Posting Komentar