Iklan

Kontu Bantah Ada Larangan Beribadah Bagi Umat Islam Di Bitung

Posted by jhon simbuang on Sabtu, 09 Juli 2016


Bitung, Identitasnews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung, Sulawesi Utara, sempat terpukul oleh adanya pemberitaan salah satu media online yang memberitakan bahwa umat Islam diintimidasi dan diteror oleh gerombolan laskar Kristen.

Kabag Humas Pemkot Bitung, Erwin Kontu membantah keras kabsahan dari berita yang murni berbentuk provokasi. "Ini saya sudah baca. Kalau umpamanya ingin telusuri siapa yang bikin ini, soalnya luar biasa provokasi di sini, bilang mereka (pemuda Kristen) sangat brutal dan membawa senjata tajam. Di sini tak terjadi apa-apa, yang kemarin-kemarin saja sudah selesai," kata alumnus Fakultas Hukum Universitas Ratulangi (Unsrat) itu Sabtu (9/7).

Pemerintah Kota Bitung, lanjut Erwin, menjamin, tidak ada pelarangan beribadah pada umat Islam di daerah multi dimensi itu.
Pemberitaan tersebut dinilai telah merongrong keamanan dan kenyamanan masyarakat sehingga rawan memunculkan konflik antar umat beragama. "Tak ada lagi pelarangan-pelarangan beribadah itu. Ini hasutan luar biasa, ini sudah tergolong provokator," sembur Kontu.

Sebelumnya, sebuah media daring memberitakan, 'Laskar Kristen di Bitung terus Meneror Umat Islam, media Massa Nasional Bungkam' (7 Juli 2016). Dalam berita tersebut diterangkan, gerombolan laskar Kristen di Bitung menyerang dan melarang pembangunan masjid di wilayah tersebut.

Umat Islam terus menjapat teror, intimisadi dan deskriminasi. Bahkan, dalam berita tersebut diterangkan, pemerintah daerah seolah-oleh memberikan perlindungan terhadap laskar Kristen di Sulawesi Utara.
“Itu fitnah, dan kami yakin dalam waktu relatif singkat, aparat akan mampu mengungkap siapa-siapa oknum dan pihak yang mencoba menggoyang stabilitas Pancasila di NKRI ini,” tutup Erwin.(Red)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

19.00.00

0 komentar:

Posting Komentar