HUT SHS
Headlines News :
Home » » Komisi A Dapati APB-Des 2015, Desa Koltem 'MENYIMPANG dan Rawan Hukum'

Komisi A Dapati APB-Des 2015, Desa Koltem 'MENYIMPANG dan Rawan Hukum'

Written By jhon simbuang on Senin, 18 Juli 2016 | 20.30.00

 BPMPD Minut Mengaku Tidak Tahu...



Airmadidi, Identitasnews.com – Seru… Pada agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi A DPRD Minut dengan Inspektorat, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD), Camat Kalawat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintah Desa Kolongan Tetempangan (Koltem), Senin (18/7/2016), menyeruak yang mana Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APB-Des) tahun 2015, tabrak aturan alias rentan berurusan dengan hukum.

Pasalnya, Pemerintah Desa Koltem sebelumnya dalam penetapan dan pencairan APB-Des 2015 terkait Dana Desa sekira Rp600 juta lebih diduga tidak melibatkan dan berkoordinasi dengan BPD. Bahkan, pihak BPMPD Minut tidak teliti dalam gelar  verifikasi.
“Pihak BPMPD juga melakukan kesalahan fatal, karena tidak teliti saat melakukan verifikasi. Sehingga meskipun administrasi tidak lengkap, dana bisa dicairkan,” sembur Chintya Imelda Erkles SAB Ketua Komisi A.


Chintya Erkle juga mengingatkan agar pihak terkait, dapat melaksanakan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 43 tahun 2014 dan Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2015.
Ditempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Minut Drs Denny Wowiling, tampak begitu terpukul mengingat masalah ini terjadi di desanya, dimana sebelumnya Wowiling, pernah juga menjabat sebagai Ketua BPD Koltem.
“Ini sangat fatal dan dampaknya besar, bisa sampai ke ranah hukum, dan ini harus jadi pelajaran berharga. BPMPD harus lebih teliti, dan saya berharap tidak ada ‘koltem-koltem’ lain lagi,” tegasnya.
Mirisnya, Kepala BPMPD Minut Drs Sammy Rompis, mengaku tidak tahu persoalan tersebut karena belum menjabat Kaban saat itu.(John)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD