HUT SHS
Headlines News :
Home » » BILA KEDAPATAN BERMASALAH, PILREK UNIMA TERANCAM GUGUR

BILA KEDAPATAN BERMASALAH, PILREK UNIMA TERANCAM GUGUR

Written By jhon simbuang on Sabtu, 23 Juli 2016 | 17.21.00

JIKA DIAMBIL ALIH KEMENDIKTI, MENTERI AKAN TUNJUK LANGSUNG CALON REKTOR UNIMA



Tondano, Identitasnews.com - Dunia akademika Universitas Negeri Manado terguncang lagi bagai gempa tektonik berkekuatan 7,5 skala reihter setelah www.identitasnews.com mendapatkan informasi dari salah satu anggota Panitia Pilcarek UNIMA (Prof.Dr.Arijjani M.Si red-) yang bertemu MENRISTEKDIKTI beberapa waktu lalu di Jakarta.

Prof Arijjani yang di temui awak media di FMIPA pada Jumat 22/07 sekira pukul 13:30 Wita mengatakan, jika masih ada problamatika lagi antar Carek dan apabila ada temuan dan bukti adanya money politic dan sebagainya, maka Pilrek ini dinyatakan akan gagal.
“Kalau gagal, berarti Menteri akan menunjuk langsung siapa yang akan menjadi rektor unima" ungkap Arijjani.


Mencermati isu sentral di UNIMA tentang Pilrek yang kian mencekam dan beredar di permukaan Tanah Minahasa, menuai tanggapan dari salah satu tokoh masyarakat Minahasa Jemmy Saerang.
Menurut Ketua "BRIGADE MANGUNI"Kecamatan Remboken itu, pihaknya sudah cukup lelah  mendengar kabar miring tentang UNIMA.
“Khususnya mengenai masalah Pilrek dimana di antara ketiga carek yang lolos 3 besar tersebut ada dugaan maju dengan politik uang yang di berikan kepada para senat. Kami juga mendapat kabar bahwa salah satu calon mempunyai masalah dengan gelar kesarjanaannya,” keluh Saerang.

Dan kalau memang demikian, kata Saerang lagi, bisa hancur negara ini kalau dunia pendidikan dan suara para senat di perjual belikan ibarat daging kambing 50rb/Kg atau 50 juta per suara. Apalagi pernah beberapa waktu lalu ketua panitia Prof A G Senduk mengatakan kepada media bahwa ada tim sukses dari carek yang menghubungi beliau dan di imingi jabatan dan sebagainya.
Besar harapan saya pihak penegak hukum seperti Bapak Kapolres dan Kejari Minahasa untuk menyelidiki isu yang tidak bisa membuat kami tidur nyenyak, karna masa depan anak cucu kami terletak di tangan pemimpin yang baik dan benar benar murni dipilih sesuai dengan koridor dan rekam jejaknya tanpa menggunakan uang. Saya yakin kalau di unima masih ada orang yang pantas untuk menduduki kursi pemimpin meskipun tidak masuk dalam penyaringan 3 besar calon rektor," cecar Saerang.


Ditambahkan aktivis senior itu, andai saja permasalahan ini tidak di respon oleh pihak KEMENRISTEKDIKTI dan pihak lembaga hukum untuk melakukan penyelidikan sebelum pemilihan tanggal 4 Agustus nanti, maka pihaknya selaku ormas dan kontrol sosial akan melakukan demo.
“Kita akan gelar unras (unjuk rasa) didepan Kantor Pusat UNIMA dengan ribuan personil yang terdiri dari anggota ormas dan Masyarakat Peduli UNIMA, dan tentunya kami akan meminta ijin kepada Kapolres di Mapolres Minahasa,’tandas Jemmy Saerang.(Haris)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD