Iklan

BAWA BANTUAN BENCANA, DELEGASI DIREKSI PD KLABAT INJAKKAN KAKI DI SANGIHE

Posted by jhon simbuang on Sabtu, 23 Juli 2016


Nasional, Identitasnews.com - Hampir sebulan mengumpulkan berbagai bantuan pasca bencana longsor di Kabupaten Sangihe, pada 20 Juni 2016 lalu.
Perusahaan Daerah (PD) Klabat Minahasa Utara (Minut), Sabtu (23/7) 2016, menunaikan janji kemanusian, ini bentuk aksi sosial atas musibah tersebut. Tim Direksi PD Klabat dibawah komando Direktur Utama Estrella Taco, mengantarkan bantuan kemanusian ke Sangihe.

Barang-barang bantuan, seperti makanan, pakaian serta uang tunai yang dikumpulkan di Minut, dibawa ke Sangihe menggunakan kapal laut sejak Jumat (22/7) dan tiba pada Sabtu pagi.
Sekira pukul 08.00 Wita, memasuki Kabupaten Sangihe, rombongan PD Klabat menuju Kelurahan Kolongan Akeng Bawi, Kecamatan Tahuna Barat. Wilayah ini, merupakan salah satu daerah terparah di Sangihe yang terkena dampak tanah longsor saat bencana lalu.


Bantuan pangan, pakaian dan uang tunai, diserahkan Direktur Kebersihan PD Klabat Niko N Sumakud dan didamping jajaran karyawan perusahan pasar ternama di Minut ini.
"Penyaluran bantuan ini merupakan komitmen kemanusian PD Klabat dalam membantu korban bencana," kata Sumakud diamini warga setempat.


Nimbrot Liho selaku ketua Posko Lohong Turumang, memberikan apresiasi luar biasa terhadap jajaran PD Klabat yang turun langsung mengantarkan bantuan.
"Tentunya, ini sebuah kehormatan bagi kami bisa diperhtaikan. Bantuan ini sangat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan hari-hari kami yang tengah melakukan pemulihan pasca bencana," jawabnya sembari berdoa bersama.

Direktur PD Klabat Estrella Tacoh menguraikan, penyaluran bantuan ini wujud gerakan sosial terhadap sesama, sebagai upaya meringnkan beban yang diderita warga Sangihe.

"Jangan lihat nilainya, atau seberapa banyak bantuan yang disalurkan. Ini wujud kerja tulus dan keihklasan kami terhadap sesama, semoga bantuan bisa dimanfaatkan secara maksmal," ujarnya.
Diketahui, saat bencana lalu, dari total 66 kepala keluarga (Kk) yang mendiami Kelurahan Kolongan Akeng Bawi, sebanyak 46 rumah warga tertimbun tanah longsor.(Red)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

18.28.00

0 komentar:

Posting Komentar