Iklan

WALAU MAJU HANYA 2 CALON, PILHUT DESA SUMARAYAR CUKUP SERU

Posted by jhon simbuang on Rabu, 08 Juni 2016

Jefry Mumu Minta Masyarakat Tidak Golput



Tondano, Identitasnews.com - Warga masyarakat Desa Sumarayar Kecamatan Langowan Timur kini diramaika oleh pesta demokrasi Pemilihan Hukumtua (pilhut) atau pemilihan kepala desa (pilkades).
Ciri khas pemilihan yaitu kendati sang calon sudah begitu dikenal baik dan menjadi harapan masyarakat, namun tetap saja warga harus memilih 1 di antara dua pilihan.
Walau hanya menyertakan 2 calon yang bersaing memperebutkan suara terbanyak, menariknya kedua calon tersebut adalah hukumtua incumbant dan Sekertaris Desa yang sama, namun gelagat seru bakal terjadi.
Desa Sumarayar, Selasa (07/06) saat www.identitasnews.com bertemu para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama, mereka memaparkan situasi desa mereka mulai dari masalah kesejahtraan masyarakat hingga kemajuan infrastruktur.
"Kami masyarakat Sumarayar bangga dengan kemajuan desa ini, dari program Bansos seperti Raskin yang langsung di rasakan masyarakat ekonomi menengah ke bawah hingga kemajuan infrastruktur seperti drainase, jalan stapak, saluran air pertanian dan lain sebagainya,” ucap salah satu tokoh masyarakat.

Di desa yang sama namun tempat berbeda, sekira pukul 11.00 wita, dikediaman Jefry Mumu sang Hukumtua Desa Sumarayar yang fenomenal karena sangat disenangi masyarakat saat dirinya memimpin desa tersebut dengan ciri khas-nya yang ramah, menguraikan visi misinya ke depan, apabila ia terpilih lagi.
"Saya rindu melanjutkan cita-cita dan pekerjaan saya yang belum selesai diwaktu lalu, salah satunya meningkatkan mutu kesejahtraan masyarakat deng mencapai taraf kehidupan yang layak sehingga jadi desa yg maju adil, makmur serta mandiri, dengan semboyan Marijo Torang Bangun Tu Kampung," ujar Jefry yang tampil begitu sederhana.

Mengenai pengalokasian anggaran di desa berdasarkan skala prioritas agar program pemerintah desa dapat berjalan secara tepat dan akurat, lanjut Jefry Mumu, dirinya memakai strategi kekeluargaan dan mendongkrak rasa patriotisme di hati masyarakat dan perangkat desa.
“Dengan mengedepankan managemen pemerintahan dan pelayanan publik beraroma kekeluargaan, penuh keterbukaan dan menjaga kenyamanan para perangkat desa dan masyarakat, disitulah roda pemerintahan desa akan berputar sesuai alur yang diharapkan sesuai cita-cita bersama,” urai pria pekerja keras itu.
Meskipun persaingan ini kian seru walau hanya mencalonkan 2 calon antara hukumtua incumbant dan sekertaris desa, namun tidak membuat gentar atau sebaliknya merasa besar kepala.
“Saya maju dengan tenang, sebab saya yakin saya sudah berbuat yang terbaik buagi masyarakat saya, dan masyarakat punya hak. Saya tetap harus berlaku sportif tanpa ada intervensi, sebab memilih calon kumtua adalah hak demokrasi siapa saja. Selaku Hukumtua Desa Sumarayar saat ini, saya himbau kepada masyarakat agar memilih sesuai dengan hati nurani, jangan golput, dan sukseskan pesta rakyat berupa Pilkades atau Pilhut Desa Sumrayar nanti,” tutup Mumu.(Haris)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

10.08.00

0 komentar:

Posting Komentar