Iklan

Terkait Penyerangan Polisi Terhadap GMKI, Polresta Mengelak, Ini Kata Karinda: "Tidak selalu demo dilawan dengan kekerasan. Presiden aja lemah lembut, Kapolri lemah lembut...”

Posted by jhon simbuang on Kamis, 02 Juni 2016

Manado, Identitasnews.com – Aksi damai yang dilakukan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Manado berujung ricuh.
Kejadian yang mengakibatkan beberapa mahasiswa terluka itu, dikecam oleh beberapa pihak.
Pasalnya, selain terluka, beberapa mahasiswa juga digiring ke kantor polisi.
Padahal, maksud aksi GMKI tersebut mendesak pimpinan fraksi Partai Demokrat  dan pimpinan DPRD segera memberikan sanksi terhadap oknum anggota dewan (Cicilia Longdong) yang diduga narkoba.
“Polisi mengamankan bukan pelaku kriminal. Polisi harus bertanggung jawab. Kalau ada aksi, tugas polisi melakukan pengamanan, mampu berargumen, menenangkan,” kata ketua Gerakan Anak Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Manado James Karinda. Menurutnya, mahasiswa melakukan aksi tersebut wajar di hari lahirnya Pancasila karena menyampaikan aspirasi. Harusnya polisi berikan arahan. Tidak boleh arogan.
“Aksi seperti itu biasa. Hentikan gaya kriminal polisi seperti itu.Tidak selalu demo dilawan dengan kekerasan. Presiden aja lemah lembut, Kapolri lemah lembut. Polisi harus meminta maaf kepada GMKI,” tandasnya sembari menambahkan, ke depan kalau ada demo, selain siapkan keamanan, juga harus disiapkan polisi yang mampu berargumen.

Kapolresta AKBP Suprayitno melalui Wakasat reskrim AKP Rivo Malonda saat dikonfirmasi terkait pemukulan tersebut mengatakan, pihaknya sampai saat ini tidak menemukan pelaku (polisi) pemukulan. “Tidak ada. Justru kita mengamankan situasi yang ada disitu,”tegasnya.(red)

@. Dikutip dari Manado Post Online

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

12.45.00

0 komentar:

Posting Komentar