Iklan

PSDKP BITUNG TANGKAP LIMA KAPAL ASING

Posted by jhon simbuang on Rabu, 15 Juni 2016

Ipung: "Tim PSDKP dapat melumpuhkan upaya mereka dan apapun upaya mereka yang bersifat arogan, kami akan hadapi pencuri ikan di laut Indonesia apalagi kapal yang tidak mempunyai ijin" 

Bitung, Identitasnews.com - Mewujudkan Indonesia menjadi poros maritim dunia adalah tekad dan komitmen Direktorat Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Demikian pula dengan PSDKP  Wilayah Kawasan Timur Indonesia.
Kepala PSDKP Ipung Nugroho Saksono APi,MM.yang dipercayakan mengawal instansi vertikal di Kota Bitung itu, saat ditemui www.identitasnews.com bersama Kasie Pengawasan dan Penanganan Pelanggaran, Salman Mokoginta S.St.Pi.Msi diruang kerjanya terkait status dari lima kapal asing yang di tangkap pekan lalu oleh kapal patroli KKP Macan Tutul 401, menurut Ipung, penangkapan itu sudah sesuai prosedur.
 "Sudah sesuai prosedur. Sempat terjadi insiden kecil saat penangkapan yaitu kapal Vietnam menabrak kapal patrol. Namun Tim PSDKP dapat melumpuhkan upaya mereka dan apapun upaya mereka yang bersifat arogan, kami akan hadapi pencuri ikan di laut Indonesia apalagi kapal yang tidak mempunyai ijin," tutur Kepala PSDKP 10 propinsi di Indonesia Timur.
Lanjut Ipung, ada lima kapal yang di tahan pihaknya. 1 kapal yang berbendera Vietnam, dan empat kapal berbendera Filipina berbobot di atas 35 GT. Dari ke 5 kapal itu, ada 102 ABK warga asing kami tahan.
“Kita harus ambil tindakan tegas, agar para pencuri ikan yang berani masuk ke wilayah NKRI, agar menciptakan efek jera bagi pencuri ikan dari Negara lain,” tukas Ipung.

Seperti kita ketahui, pelaku ilegal fishing kian nekat meskipun pihak PSDKP telah melakukan tindakan tegas dengan meledakannya. “Kemungkinan terbesar ada tuntutan dari negara tetangga terkait kebutuhan ikan yang sangat tinggi, sehingga mengambil resiko yang sangat merugikan. Namun PSDKP RI tidak gentar untuk memberikan efek jera terhadap pelaku ilegal fishing,” bebernya.

Ipung juga menghimbau bagi masyarakat di Kawasan Timur Indonesia khususnya para nelayan yang sudah mempunyai kapal apalagi sudah di atas 30GT tapi belum mengantongi surat ijin, sebaiknya segera di urus.
“Kami akan turut membantu dalam melengkapi surat sesuai prosudur yang ada dan pintu kantor terbuka bagi siapa saja ingin berkonsultasi mengenai perijinan,” tandas pria santun namun tegas dalam mengambil tindakan dalam mengawal kekayaan alam NKRI itu.(Haris)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

09.37.00

1 komentar:

  1. Apakah Anda membutuhkan pinjaman bisnis? Kami menawarkan pinjaman bisnis dengan tingkat bunga tahunan sangat minim serendah 3%, dari 1 tahun untuk periode durasi 30 tahun pembayaran ke seluruh bagian dunia. Kami memberikan pinjaman dari € 5,000.00 ke 20 Juta negara dolar bersatu. Kami juga memberikan pinjaman usaha kepada individu dan perusahaan, kami memberi mereka pinjaman untuk memulai bisnis atau meningkatkan bisnis mereka pada tingkat 3%. Kami dapat meminjamkan hingga € 20 juta. Untuk mendapatkan lebih banyak informasi, e-mail: zionloanfirm.ltd@gmail.com

    BalasHapus