Iklan

PERTAHANKAN WTP, DEMI WAJAH MINUT YANG BARU, VAP-JO WAJIB GELAR ROLLING BESAR-BESARAN

Posted by jhon simbuang on Senin, 20 Juni 2016

50% INSTANSI MASIH DIHUNI PEJABAT DEKAT API PANAS  

Airmadidi, Identitasnews.com – Siapa menyangka kalau dalam detik-detik pinalti Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dibawah komando pasangan Bupati Vonnie Aneke Panambunan dan Wakil Bupati Joppi Lengkong (VAP-JO) ternyata mampu menorehkan sukses dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dalam penilaian Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.
Padahal, saat menyambut tongkat estafet, VAP-JO sempat dipusingkan oleh semrawutnya pendataan asset serta hutang - piutang dari dalam maupun pihak ke-tiga, begitu banyak.

Menurut pengakuan Bupati VAP yang saat menerima piagam penghargaan WTP didampingi Ketua DPRD Berty Kapojos dan Wakil Bupati Joppi Lengkong, rihan WTP itu adlah berkat campur tangan TUHAN.
“Semua ini terjadi berkat campur tangan TUHAN,” kata VAP diamini Joppi Lengkong.

Akan tetapi, Vonnie Aneke Panambunan yang sekarang, bukanlah Vonnie yang dulu saat menjabat Bupati Minut di era 2005- 2010. VAP yang sekarang adalah VAP yang dewasa, didampingi Joppi Lengkong, dan dibungkus rapat oleh para penasehat berkualitas tinggi.
Predikat WTP dimata VAP-JO merupakan babak baru dalam kepemimpinannya. Cuci gudang  berupa skema rolling jabatanharus segera dilakukan demi maksimalnya kinerja pemerintahan dalam kurun lima tahun depan. "Ini baru awal. Evaluasi kinerja terus berjalan, dari sini kita akan lihat sejauh mana progres pemerintahan mengawal kepentingan rakyat," seru VAP didampingi Lengkong, usai menerima penghargaan WTP di kantor BPK, Jumat (10/6).

Merujuk pernyataan tegas bupati ini, menandakan secara regulasi posisi-posisi pejabat yang nantinya menjabat di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sudah dikantongi. Tinggal menunggu waktu pelaksanaan rolling jabatan pada Agustus nanti. "Saya dan wakil bupati mengharapkan yang terbaik untuk rakyat. Evaluasi guna memperbaiki kelebihan dan kekurangan dalam pemerintahan," ungkap Vonnie.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Drs Aldrin Posumah S.Sos. Msi, terpisah membenarkan ungkapan Bupati Vonnie Aneke Panambunan. “Harusnya panitia seleksi (Pansel) rolling pejabat itu sudah dilakukan sejak 1 Juni 2016 lalu. Namun tertunda, sebab keinginan bupati pembentukan Pansel itu dilakukan setelah BPK RI perwakilan Sulut mengeluarkan opini tentang pengelolaan anggaran tahun 2015.
Sebetulnya 1 Juni. Ditunda, dan setelah opini, seluruh persiapan menyangkut lelang jabatan. Pansel dibentuk dan rolling dipastikan 18 Agustus nanti," tandas Posumah.

Perlu diketahui bersama, sesuai pantauan www.identitasnews.com dalam waktu delapan (8) tahun terakhir ini, sedikitnya 50% SKPD dan ASN di Pemkab Minahasa Utara, bukanlah figur-figur yang layak menempati posisinya, tapi mereka disebut “DEKAT API PANAS” alias DAPAT JABATAN HANYA KARENA PINTAR MENJILAT SAJA.
Sebut saja seorang Kepala SKPD dengan jenjang pendidikan S1. Karena jago mencari muka, atau ada hubungan kekeluargaan dengan bupati lama, mereka itu malah menjadi pimpinan di salah satu dinas, kendati bawahannya adalah Sarjana title S2.

Selain itu, banyak instansi penting di Pemkab Minut yang masih dihuni pejabat-pejabat dadakan tanpa memiliki kualitas handal. Akibatnya, begitu jelas terlihat yaitu selama sekian tahun Kabupaten Minahasa Utara belum pernah meraih opini WTP.

Rapuh, reyot dan lemah sehingga ibarat orang berlari, Pemerintah Kabupaten Minut tampak masih berlari terpincang-pincang, sampai jabatan Bupati dan Wakil Bupati dipegang Vonnie Aneke Panambunan dan Joppi Lengkong.
Semoga VAP-JO jeli melihat oknum-oknum yang dimaksud tersebut, dan dalam rolling besar-besaran nanti mereka dicopot saja, mengingat stok pejabat bermutu dan masih berakhlak baik di Pemkab Minut, masih begitu banyak.(John)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

12.23.00

0 komentar:

Posting Komentar