Iklan

PENGUSAHA NAKAL AKAN DITINDAK TEGAS

Posted by jhon simbuang on Rabu, 15 Juni 2016

PEKERJA WAJIB DILINDUNGI UNDANG - UNDANG

Kotamobagu, Identitasnews.com - Tenaga kerja di Kota Kotamobagu membutuhkan perhatian khusus pemerintah dalam hal ini dinas terkait. Sayangnya, kendati pemerintah telah mengeluarkan ketentuan tenaga kerja yang  diatur sesuai Undang - Undang Ketenaga Kerjaan, Namun diduga masih banyak pengusaha berdalih, perusahan belum bisa menerapkan ketentuan undang - undang tenaga kerja.

Menurut mereka, jika dipaksakan mereka khawatir perusahan akan gulung tikar. Namun, alasan seperti itulah yang kayaknya menjadi tameng bagi pengusaha nakal dalam mengoperasikan bentuk usaha mereka. Untuk itu, pengusaha perlu secara serius  diinfestigasi / diaudit oleh dinas terkait. 

Dengan demikian, para pekerja dapat bekerja maksimal dan merasakan manfaat dari aturan yang ditetapkan pemerintah seperti Pasal 77 Undang - undang tenaga kerja, yaitu; Setiap pengusaha wajib melaksanakan ketentuan waktu kerja, yakni 7 jam dalam sehari atau 40 jam dalam seminggu  (Senin - Sabtu). Untuk 6 hari kerja dan 8 jam dalam sehari, atau 40 jam dalam seminggu untuk 5 hari kerja, (Senin - Jumat). Begitu pula perusahan harus membayar gaji sesuai UMP.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Kadis Sosnaker) Kota Kotamobagu, Haris Podomi SH melalui kepala bidang tenaga kerja Ratna Adharani Ss, M.Si. mengatakan, dalam  waktu dekat ini pihaknya akan turun  ke setiap perusaan di Kota Kotamobagu.
“Para pengusaha nakal yang  terbukti melanggar aturan akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.  Sebab para pekerja wajib hukumnya dilindungi oleh Undang - Undang Ketenaga kerjaan,”tutur Ratna.(Feki)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

19.30.00

0 komentar:

Posting Komentar