Iklan

PD KLABAT AJAK PEDAGANG PASAR TATELU FUNGSIKAN PASAR DIMEMBE

Posted by jhon simbuang on Jumat, 10 Juni 2016

Airmadidi, Identitasnews.com - Optimalisasi pemanfaatan pasar tradisional yang dulunya terbengkalai terus digalakan jajaran perusahaan daerah (PD) Klabat, Minut.

Lewat pendekatan persuasif, Direkur Utama (Dirut) PD Klabat Estrella Tacoh, turun langsung menyambangi pedagang di desa-desa. Tujuannya, menyerap aspirasi sekaligus memberikan motivasi peningkatan ekonomi kerakyatan, terutama pedagang. Seperti yang terjadi, Kamis (9/6) kemarin, PD Klabat melakukan pertemuan bersama pedagang di Desa Tatelu, Kecamatan Dimembe.


Difasilitiasi pemerintah desa, pertemuan  membicarakan rencana pemindahan pedagang dari pasar Desa Tatelu ke kawasan pasar tradisional di Desa Dimembe. Pasar tersebut merupakan pasar yang dibangun pemerintah sebelumnya dan menelan anggaran sekira Rp13 miliar.

"Kedatangan kami (PD Klabat) bertemu pedagang di pasar Tatelu. Harapanya sederhana, yakni mendukung program pemerintah menunjang perbaikan ekonomi rakyat. Pasar Dimembe sejak dibangun tiga tahun silam itu tak pernah dimanfaatkan. Makanya, kami mengajak pedagang se-Kecamatan Dimembe termasuk di Desa Tatelu, bisa memfokuskan transaksi jual beli dan memanfaatkan kembali  lokasi tersebut," tukas wanita cantik yang akrab disapa Ci Ella itu.

Lanjut Estrella,  pertemuan antara pedagang di Desa Tatelu, memang ada beberapa kendala dan penolakan pedagang untuk menempati pasar tradisional Dimembe. Namun, PD Klabat terus bekerja seoptimal mungkin memberikan yang terbaik ke pedagang dan kiranya pemerintah desa setempat bisa mensuport persoalan ini.

"Yakni soal adanya biaya yang harus dibayarkan pedagang Tatelu kalau menempati pasar tersebut, itu kekhawatiran mereka. Tapi bagi PD Klabat, terpenting memberikan kemudahan ke pedagang bila menempati pasar Dimembe dan tanpa biaya pemindahan," ungkap dia.

Peran Kumtua sangat penting mendorong perubahan ini. Mengingat perwujudan program pemerintah Kabupaten tak terlepas dari peran Kuntua selaku perwakilan pemerintah di tingkat desa.

"Jika menempati pasar tradisional di Desa Dimembe, bukan berarti pasar rakyat Desa Tatelu ditutup. Tekhnisnya bisa diatur misalnya jadwal hari pengoperasian. Kami yakin pendapatan pedagang khususnya di Tatelu bisa meningkat lebih jika menempati pasar Dimembe," tutup wanita yang sukses mengembangkan PD Klabat sejak dilantik 3 bulan silam. (John)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

17.56.00

0 komentar:

Posting Komentar