Iklan

MAHASISWA BOLMONG RAYA MENGGUGAT, MINTA KEADILAN PENDIDIKAN DI BMR

Posted by jhon simbuang on Sabtu, 11 Juni 2016

Kotamobagu, Identitasnews.com – Jumat (10/6) masyarakat yang tergabung dalam Forum Perguruan Tinggi Bolaang Mongondow Raya ( FPT BMR ) melakukan aksi damai.
Aksi damai itu diikuti oleh gabungan 7 perguruan tinggi di BMR yakni  IAI Azmi Kotamobagu, STIKES Graha Medika Kotamobagu, STIMIK Multikom Kotamobagu, UDK Kotamobagu, STIE Widya Darma Kotamobagu, AKPER Kotamobagu, dan AKBID Kotamobagu.
Aksi  damai yang dilakukan oleh Forum Perguruan Tinggi ini terkonsentrasi di Paris Supermarket.  Kemudian rombongan menuju arah perempatan Taman kota. Koordinator lapangan Farlin Mokoagow dari STIMIK Multikom dalam orasinya menyampaikan aspirasi. “Indeks pembangunan manusia di Bolmong Raya adalah terendah di Sulawesi Utara. Lembaga pendidikan akreditasinya paling rendah di Sulawesi utara, Alokasi anggaran APBD Sulut untuk bantuan pembangunan infrastruktur pendidikan tinggi setiap tahunnya nihil. Alokasi bantuan pendidikan untuk putra Bomong Raya dianaktirikan,” seru Mokoagow.

Berkaitan dengan hal itu, atas nama mahasiswa yang ada dalam Forum Perguruan tinggi se Bolmong Raya, massa meminta dan menuntut agar Gubernur Sulut, Olly Dondokambey memberi prioritas dalam pengembangan pendidikan di Bolmong Raya.
“Kami juga meminta kepada Gubernur agar segera memecat Gemy Kawatu, Kadis Pendidikan Sulut yang tidak becus menangani dunia pendidikan khususnya di Bolmong Raya,” umbar para demonstran secara bergantian.
Menggugah hati nurani para putera Bolmong Raya di DPRD Sulut, lanjut massa, agar tidak hanya menjadi macan ompong yang tidak mampu memperjuangkan kepentingan dunia pendidikan di Bolmong Raya.
“Kalau sudah macan ompong begitu, segera mundur saja jika kinerja hanya seperti sekarang ini.
Kami juga meminta kepada pemerintah provinsi untuk dapat memaksimalkan bantuan pembangunan infrastruktur pendidikan di BMR,
Meminta perhatian dan kepedulian pemerintah propinsi sulut untuk membantu beasiswa study putra BMR yang sedang menempu pendidikan,” tandas Korlap Farlin Mokoagow.
Sementara ditempat yang sama, Ketua Forum Perguruan Tinggi  BMR, Supit Mamuaya saat dikonfirmasi  mengatakan para mahasiswa yang tergabung dalam Forum Perguruan Tinggi, turun kejalan hanya melakukan aksi damai saja.
“Muda - mudahan apa yang menjadi aspirasi para mahasiswa tersebut akan menjadi perhatian pemerintah Propinsi untuk bersama - sama memajukan dunia pendidikan di Sulawesi Utara lebih khusus lagi di Bolaang Mongondow Raya,” harap Supit Mamuaya.(Feki)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

12.00.00

0 komentar:

Posting Komentar