Iklan

Kumtua Desa Kalawat Desak Bupati Terbitkan Perbup

Posted by jhon simbuang on Rabu, 01 Juni 2016

Pemerintahan Desa Goncang, Kumtua Mulai Ganti Perangkat


Airmadidi, Identitasnews.com - Instruksi Bupati Minahasa Utara, Vonnie Aneke Panambunan terhadap para hukum tua yang dilantik pada 12 Mei 2016 lalu tidak dipatuhi.
Kedapatan, dibeberapa desa di Minut telah melakukan penunjukan perangkat desa baru dengan menggunakan nota dinas. Sebut saja di Kecamatan Kalawat, Hukum Tua Desa Kawangkoan Baru, Desa Watutumou III, Desa Kalawat.
Mereka ditengarai telah menunjuk beberapa perangkat untuk membantu tugas pemerintahan di desanya. Hal ini menuai protes perangkat desa yang diganti. Bahkan mereka membeber status di medsos, seperti facebook, bahwa mereka telah ‘dikerjai’
“Kami tidak menerima hal kumtua memperlakukan kami seperti ini, kami tiba-tiba saja menerima surat ucapan terima kasih dari hukum tua, artinya, kami telah diberhentikan,” sebut salah satu perangat desa di Kecamatan Kalawat yang minta namanya dirahasiakan.

Terpisah, Hukum Tua Desa Kalawat, Yolanda Rauw saat ditemui Rabu (01/06), yang menunjuk sekitar 20-an perangkat desa baru lewat nota dinas mengatakan. Sebagai pemerintah Desa, harus menyampaikan surat ucapan terimakasih secara resmi kepada para perangkat desa yang sudah mengabdi sekian tahun lamanya.
“Kami harus bekerja cepat, menjalankan visi dan misi kami, dari hasil evaluasi banyak perangkat desa, tidak lagi menunjukan itikad untuk bekerjasama. Hal ini tentunya menyulitkan tugas pemerintahan yang harus saya jalankan. Hal itu membuat kami harus mengambil keputusan demi lancarnya pemerintahan di desa,” ungkap Rauw.

Ditambahkan Rauw, Bupati hendaknya cepat menerbitkan Perbup yang mengatur tentang pengangkatan dan pemberhentian aparat desa. Demikian pula dengan janji legislatif lewat Wakil Ketua Dewan, Drs. Denny R. Wowiling saat paripurna, yang akan menggodok secepatnya perda yang mengatur tentang pengangkatan perangkat desa ini. Penunjukan lewat nota dinas ini masih akan menyesuaikan dengan Perbup yang akan diterbitkan nanti.
“Sebaiknya Ibu Bupati secepatnya menerbitkan Perbup, agar aturan pemerintahan di desa tidak tertatih-tatih” pinta Rauw yang pernah jadi korban ketidak beresan aturan di kecamatan saat pertama jadi Kumtua Kalawat itu.

Sementara dilain tempat, Asisten I Setdakab Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ir. Ronny Siwi berpendapat, para kumtua baru dapat melakukan pergantian perangkat desa setelah keluar peraturan bupati yang mengatur hal tersebut.
"Selama perbup belum keluar, kumtua belum bisa melakukan pergantian perangkat desa," tukas dia, Senin(30/05).
Pemkab Minut, jelas Siwi, telah mengkonsultasikan Perbup itu ke Kemendagri. "Saat ini perbup sedang dalam tahap finalisasi dan sudah dikonsultasikan ke Kemendagri. Kita akan tetap menggunakan Perbup yang tak bertentangan dengan aturan di atasnya seperti PP, Permendagri. Dan secara bersamaan ranperda perangkat desa berproses," tandas ASN yang pernah menjabat Kadis DKP.(John/Sefdy)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

22.30.00

0 komentar:

Posting Komentar