Iklan

Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Minsel Memprihatinkan

Posted by jhon simbuang on Kamis, 16 Juni 2016

Amurang, Identitasnews.com - KEBERADAAN Kantor Perpustakaan dan Arsip Minsel bukannya representative. Tetapi, justru keberadaannya tak bisa disatukan. Akibatnya, antara kantor dan perpustakaan juga disatu-padukan.
Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Minsel, Drs Ventje Prok menilai, bahwa seharusnya antara kantor dan perpustakaan jangan disatukan.
“’Parahnya lagi, pembaca seperti siswa tak mau datang ke perpustakaan lantaran malu kantor dan perpustakaan disatukan,’’ujar Prok kepada media ini.

Dikatakan mantan Sekretaris Bappeda Minsel ini, harusnya lagi Sekretariat Daerah bisa menyediakan lokasi lain agar supaya 4.150 judul buku dan 7.400 eksemplar buku yang ada di perpustakaan bisa dibaca dan dinikmati masyarakat luas, khususnya siswa SD, SMP, SMA/SMK dan mahasiswa.
“Namun demikian, kantor dan perpustakaan pun berada bersama-sama dilingkungan Pemkab Minsel.
Diakuinya, hal diatas menjadi tidak simpatinya pembaca di Minsel untuk bergabung. Itu karena kantornya berada bersama-sama dengan jajaran Pemkab Minsel. Coba apabila berada dipusat kota, pasti banyak pengunjungnya,’’tegas Prok lagi.

Menyinggung soal kendaraan perpustakaan keliling yang dikatakan tidak berjalan sesuai tupoksi. Kata Prok, itu diakuinya. “Namun, jujur selama 13 tahun Minsel, kantornya tidak memiliki kendaraan operasional. Namun, kendaraan ini pun akhirnya dipakai sebagai kendaraan operasional pula. Soal tidak pernah turun ke sekolah-sekolah, Prok menjawab bahwa itu tidak benar. Bahwa, kendaraan perpustakaan keliling tersebut tetap turun melakukan sosialisasi dan berjalan dengan baik pula,’’tegasnya.(Meyvo Rumengan)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

16.00.00

0 komentar:

Posting Komentar