Iklan

IPUNG SEBUT WILAYAH TIMUR BUKAN TEMPAT NYAMAN BAGI PARA PELAKU ILEGAL FISHING

Posted by jhon simbuang on Jumat, 17 Juni 2016

Bitung, Identitasnews.com - Keseriusan dan janji Dirjen Pengawasan Sumber Daya Perikanan Dan Kelautan (PSDKP) Bitung ternyata bukan hanya omongan besar semata.
Ini dibuktikan dengan hasil sudah beberapa kali para pelaku ilegal fishing (pencuri ikan) di kawasan perairan Indonesia Timur di tangkap dan di hukum sesuai undang undang yang berlaku.

Laut NKRI khususnya di Wilayah di Kepulauan Sulawesi, sejak lama telah menjadi incaran praktik ilegal fishing oleh negara tetangga karena kekayaan akan hasil ikan yang melimpah. Tapi sejak adanya kapal milik PSDKP Bitung KP Hiu 07 yang acapkali  menggelar operasi pengawasan, akhirnya kawasan Laut Sulawesi-pun mulai aman.

Rabu (15/06) pukul 16:40 Wita, radar milik PSDKP Bitung menangkap signal pada posisi 04°.23° LU - 126°,737 BT. Setelah dilacak mendalam, PSDKP melihat dua kapal berbendera Philipina sangat mencurigakan. Tanpa berlama-lama, personil Team Khusus KP Hiu 07 mendekati kapal ber-bendera Philipina tersebut. Melihat gelagat akan ada upaya perlawanan atau melarikan diri, pihak PSDKP Bitung langsung siaga.
 Dan benar juga, ternyata kedua kapal itu berupaya melarikan diri. Melihat hal itu dan sudah menaruh kecurigaan, maka PSDKP Bitung tidak mau buruannya lolos. Terjadilah aksi kejar-kejaran di laut lepas.2
Tapi berkat kesigapan Team Khusus KP Hiu 07, kedua kapal Philipina itu terkejar dan diringkus kemudian dibawa ke markas PSDKP Bitung untuk di periksa lebih lanjut.

Jumat (17/06) pukul 09:00 wita atau jam 9 pagi dua kapal asing ber-bendera Philipina yang di sergap personil team KP Hiu 07 tiba di Dermaga PSDKP Bitung, kemudian para awak segera di interogasi. Oleh PSDKP Bitung, terdapat 7 awak yang ditetapkan sebagai tersangka.
Mereka terdiri dari ABK, Nahkoda serta beberapa kru kapal masing-masing bernama:

1. Gerial Pelones (60) dengan barang bukti 1 buah kapal, 2 unit ketinting, 5 ekor Baby Tuna (-+30kg), 15 unit alat tangkap, 8 es balok, 200 liter bahan bakar Solar 

2. Rhodel Barsenas (36) dengan barang bukti 1 buah kapal, 5 unit ketinting, 1 ekor ikan marlin (-+40kg), 5 ekor baby tuna (-+25kg), 15 unit alat tangkap hand line, 250 liter bahan bakar Solar.

Kepala PSDKP Bitung, Ipung Nugroho Saksono APi yang di dampingi jajaran personil KP Hiu 07 membenarkan peristiwa penangkapan ikan ilegal tersebut. "Kapal Philipina itu benar kami tangkap sebab diduga telah melanggar pasal 92 Jo Pasal 26 Ayat (1) Pasal 93 Ayat (2) Jo Pasal 27 Ayat (2) UU Nmr 31 Thn 2004 tentang perikanan," ungkapnya.
Selain para oknum, lanjut Saksono, kapal juga ditangkap sebab sudah tidak sesuai dengan amandemen. “Sebagai aparatur negara/di wilayah perairan dan kelautan NKRI, kami bertekad dan berkomitmen menjalankan segala peraturan dari Kementrian Perikanan Dan Kelautan yang di pimpin oleh Ibu Susi Pujiastuti sebagai wujud sumpah janji kami terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kami cintai," tutur Ipung bersemangat.
Bagi para pelaku ilegal fishing, Ipung menghimbau untuk tidak berani coba-coba melakukan praktik pencurian di wilayahnya. “Kami tidak pandang buluh, bagi para pencuri ikan dari negara tetangga, ingat… Wilayah Timur bukan tempat nyaman bagi para ilegal fishing,” pungkasnya.
Menanggapi sukses yang ditorehkan PSDKP Bitung, Rinto Rakhman Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Aparatur Negara Republik Indonesia (LAK-P2N RI), memberi apresiasi yang tinggi.
Kinerja PSDKP 10 provinsi yang di pimpin Ipung Nigroho Saksono, lanjut Rakhman, pantas diberi pujian dan acungan jempol. “Ketegasan, wibawa, tanggung jawab namun santun yang melekat pada diri Pak Ipung, merupakan cerminan bagi anggota yang dipimpinnya sehingga berdampak pada keseriusan didalam pekerjan sebagai punggawa maritim NKRI,” tutup Rinto.(Haris)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

17.38.00

1 komentar:

  1. Mantappppp... Salut Bravo Pangkalan PSDKP Bitung,, Sukses terus buat pak Pung Nugroho Saksono, A.Pi, MM dalam menahkodai dan memimpin Pangkalan PSDKP Bitung..!! God bless
    (jjm)

    BalasHapus