HUT SHS
Headlines News :
Home » » GADIS DESA ABAK 5 TAHUN JADI BUDAK SEKS AYAH KANDUNG DAN DUA PAMANNYA

GADIS DESA ABAK 5 TAHUN JADI BUDAK SEKS AYAH KANDUNG DAN DUA PAMANNYA

Written By jhon simbuang on Minggu, 19 Juni 2016 | 19.00.00

“Saya diperkosa paman HK sejak SD Tahun 2004, Tahun 2006 saya SMP paman JK perkosa saya, Papa ancam mo bunuh kalau kase tau pa orang laeng” 


Lolak, Identitasnews.com – Perbuatan yang dilakukan pria TK alias Toni (44), warga Desa Abak, Kecamatan Lolayan, Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulut lebih mirip dengan kelakuan seekor BINATANG.
Sebagai orang tua kandung, Toni bukannya membimbing dan menjaga anaknya hingga dewasa, malah sebaliknya ia merenggut masa depan puterinya dengan jalan menodai putrinya sendiri dengan nama samaran Bunga (17).
Lebih mengenaskan lagi, disaat menjadikan puteri kandungnya sebagai budak pemuas nafsu binatangnya sejak beruisa 12 tahun, Toni tak sendiri. Dua saudaranya yang tak lain adalah paman Bunga yakni kakak beradik JK (36) HK (39).
Aib memuakkan ini baru terungkap ketika Bunga menginjak usia dewasa yang dengan polos menceritakan kisah pilu-nya itu kepada nenaknya, hingga bermuara ke kantor polisi, Minggu (19/6).

Di depan Kepolisian Sektor Lolayan, Bunga menuturkan, selain bapaknya, kedua pamannya berkali-kali menikmati kemolekan tubuhnya dan itu selalu dilakukan dengan cara paksaan.

“Saya diperkosa oleh paman HK sejak masih di SD Tahun 2004, kemudian Tahun 2006 ketika saya SMP paman JK ikut memperkosa saya,” aku Bunga, dengan nada ketakutan.

Menurut Bunga, ia diancam akan dibunuh jika membocorkan kejadian tersebut.
“Papa ancam mo bunuh kalau kase tau pa orang laeng,” kenang wanita cantik bernasib malang tersebut.
Polsek Lolayan ketika menerima informasi tersebut langsung membekuk para tersangka, meskipun (JK) satu diantarannya berhasil melarikan diri.
Kapolsek Lolayan AKP Sudariyo B Harjo, dikonfirmasi membenarkan adannya laporan tersebut. “Dua tersangka sudah kita amankan dan dalam proses pemeriksaan, sementara satu tersangka sedang kita kejar,” ujarnya.
Sangadi Desa Mopait Kecamatan Lolayan Ruslan Bonuot menjelaskan pelaku bukan asli warga Mopait. Menurut Ruslan, para pelaku segera dikeluarkan dari desa karena sudah mencemarkan nama baik desa.
“Rumah korban akan di tutup sementara, awalnya sempat membuat masyarakat akan membakar rumah pelaku, sebab perilaku mereka sangat mencemarkan nama baik, ”terang Ruslan.(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD