HUT SHS
Headlines News :
Home » » DIDEPAN POKJA DAN DEPROV SULUT BUPATI VAP TEGASKAN TOLAK PT MMP

DIDEPAN POKJA DAN DEPROV SULUT BUPATI VAP TEGASKAN TOLAK PT MMP

Written By jhon simbuang on Selasa, 21 Juni 2016 | 21.00.00

Sebentar Lagi Pulau Bangka Jadi Pulau Pariwisata… PT MMP, Siap-siap Sayonara

Airmadidi, Identitasnews.com – Pilar tertinggi Kabupaten Minahasa Utara, Bupati Vonnie Anneke Panambunan dalam rapat bersama Pansus Deprov dan Pokja Pemprov Sulut untuk membahas rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau pulau kecil (RZWP3K) Selasa, (21/06) di ruangan rapat (rupat) kantor bupati, tetap komitmen dengan janji-nya.

Rapat bersama itu hanya terkonsentrasi pada keberadaan perusahaan pertambangan di Pulau Bangka saja. Dihadapan dua (2) tim Pemprov dan Deprov Bupati VAP Panambunan menegaskan lagi penolakan terhadap kehadiran PT MMP.
"Saya tegaskan lagi penolakan tambang merupakan harga mati bagi pemerintah dan rakyat Minut," seru wanita cantik yang sebelumnya pernah berjanji pada masyarakat Pulau Bangka bahwa ia akan menolak PT MMP.
Sikap tegas VAP langsung dihujani tepuk tangan kagum peserta rapat yang didominasi pansus dan SKPD Minut.
Tak sampai disitu saja, untuk Pulau Bangka malahan oleh Bupati diusulkan untuk dibangun pelabuhan Jeti khusus menunjang pariwisata. “Semua dinamika di Pulau saya tahu persis, jadi bagi warga Pulau Bangka, sebagai warga yang baik harus tunduk kepada pemerintah. Karena pulau itu luasnya hanya 4000 meter persegi, jika dilakukan pertambangan pulau itu bisa tenggelam,” tukas Vonnie.

Anggota Pansus yang juga Ketua Komisi yang membidangi lingkungan hidup, James Karinda SH, mengapresiasi sikap Pemkab Minut ini, "Selama ini kita hanya mendengar kabar penolakan, kali ini kita telah medengar langsung dari seorang Bupati yang punya komitmen kuat dalam membela rakyatnya. Sesuai pemetaan RZWP3K, Bupati telah mempertegas bahwa Pulau Bangka merupakan wilayah fasilitas umum. Komitmen pemkab Minut ini harus didukung," beber Karinda.

Ketua Pokja RZWP3K, Ir. Roy Roring yang juga ketua Bapeda Sulut mengatakan, khusus pulau Bangka, dalam pemetaan sebelumnya dari zona industri dirubah menjadi zona fasilitas umum, misalnya pemukiman ataupun kawasan pariwisata.

Rapat ini diikuti oleh pansus yang dipimpin wakil ketua pansus, Adriana Dondokambey, Pokja Provinsi Sulut, dipimpin Ir. Roy Roring, Ketua Dewan Minut, Berty Kapojos, Wakil Ketua, Drs. Denny Wowiling, Sekdakab, Ir. Sandra Moniaga, Msi, sejumlah kepala SKPD terkait. Rapat ditutup doa yang dibawakan Bupati VAP.
Pada akhir acara, Vonnie Aneke Panambunan kembali meminta dukungan untuk penolakan beroperasinya tambang oleh PT MMP di Pulau Bangka. “Masyarakat Minut harus satu hati, mari kita bersama-sama menolak pertambangan di Pulau Bangka nan indah itu, sebab itu akan jadi aset berharga bagi kita sampai pada anak-cucu kita nanti,” pungkas Vonnie Aneke Panambunan.(John)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD