HUT SHS
Headlines News :
Home » » ALIH-ALIH BIMTEK APBD 2017, KANTOR DPRD MINUT KOSONG DITINGGAL 28 POLITISI

ALIH-ALIH BIMTEK APBD 2017, KANTOR DPRD MINUT KOSONG DITINGGAL 28 POLITISI

Written By jhon simbuang on Selasa, 28 Juni 2016 | 19.00.00


Airmadidi, Identitasnews.com – Kalau di Pekan Olahraga Nasional (PON) ada cabang yang memperebutkan ‘KEKOMPAKAN', atau ‘PELESIR’ maka Dewan Kabupaten (Dekab) Minut pasti jadi pelanggan MEDALI EMAS.
Pasalnya, kendati beberapa kali di boom-ing pemberitaan pedas dan miring, ternyata para politisi tidak menggubris hal itu. Contohnya Selasa (28/6) 2016, kurang lebih 28 legislator DPRD Minut, berbondong-bondong terbang ke Jakarta, dengan alih-alih mengikuti bimbingan tekhnis (Bimtek) soal pembahasan ABPD 2017 dan konsultasi dana desa (Dandes).

Ketua DPRD Minut Berty Kapojos membenarkan keberangkatan ini. Ia juga tak menampik kalau ke-28 pasukannya ke Jakarta atas undangan Kemendagri.

"Bimtek APBD 2017 penting diikuti legislator. Agar dalam aplikasinya, mereka bisa memahami fungsi budgeting saat pembahasan anggaran. Sebab, regulasi selalu berubah dan tiap 5 tahun komposisi wakil rakyat berubah-ubah," kata Kapojos.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Denny Wowiling menambahkan, keikutsertaanya sebagai salah satu anggota dewan sudah sesuai  prosedur normal keberangkatan wakil rakyat. Apalagi, Bimtek APBD ini merupakan sumber dari pelaksanaan pembangunan.

"Nantinya kita mempelajari metode-metode sekaligus menyesuaikan regulasi-regulasi terbaru soal  APBD. Sehingga penempatanya sesuai kebutuhan yang diinginkan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan," bebernya.

William Simon Luntungan selaku Ketua LSM Gerakan Bela Rakyat (Gebrak) mengatakan, soal perjalanan dinas tak masalah, yang terpenting ada impilkasi terhadap daerah.

"Mau atau tidak, perjalanan dinas harus diikuti tidak hanya legislatif, namun pihak eksekutif. Sepanjang untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan Minut,” ujar aktivis yang lama tidak angkat suara itu.
Namun satu hal yang dilupakan para politisi, lanjut Luntungan, selama ini DPRD Minut tidak pernah berupaya mem-plot anggaran untuk biaya PERS.
“cobalah mem-posting anggaran untuk rekan-rekan wartawan. Setiap agenda keberangkatan, bawa satu atau dua wartawan, dengan demikian studi banding keluar daerah, ada buktinya karena ada wartawan yang meliput kegiatan tersebut,” pungkas Will.(Red)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Redaksi | Layanan Iklan | Hubungi Kami
Copyright © 2013 - All Rights Reserved
Hosting by Manado Web Hosting Publikasi by Identitas Team
Kreasi by MWD