Iklan

(2) Sangihe Menangis Diterjang Banjir Bandang, 4 Warga Tewas Tertimbun Longsor

Posted by jhon simbuang on Selasa, 21 Juni 2016


Nasional, Identitasnews.com - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (21/06) pagi mengakibatkan empat orang tertimbun dan sedikitnya 40 rumah rusak akibat banjir dan tanah longsor yang melanda empat kecamatan didaerah Kepulauan tersebut.

Pada tanggal 22 Juni 2016 pukul 09.30 Wita telah terjadi banjir dan tanah longsor akibat hujan deras di beberapa titik sebagian besar wilayah Kab. Kepl. Sangihe, banjir dan tanah longsor disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi disertai angin yang kencang yang terjadi sejak kemarin dan sampai saat ini hujan masih terjadi.


Beberapa titik wilayah banjir dan tanah longsor yang wajib diwaspadai :

1. Kelurahan Apengsembeka Kecamatan Tahuna banjir dan tanah longsor mengakibatkan 6 rumah rusak berat,2 org meninggal dunia yaitu Rilna akumanis 66 tahun, Agama Kristen, IRT dan Moe gagaube, 46 tahun.

 2. Kelurahan Tapuang Kecamatan Tahuna Timur terjadi tanah longsor mengakibatkan 3 rumah rusak berat, 1 orang tertimbun longsor yaitu Leni Malangsiang, 45 tahun

 3. Kelurahan Mahena Kecamatan Tahuna terjadi tanah longsor menutupi badan jalan raya.

4. Kelurahan Kolongan Beha Kecamatan Tahuna Barat terjadi banjir dan tanah longsor mengakibatkan 9 rumah rusak berat.

 5. Jalan Poros Tahuna - Manganitu - Tamako di beberapa titik tepatnya di ruas jalan Desa Kauhis, Desa Bahoi, Desa Paghulu, Desa Towoali Kecamatan Manganitu serta Desa Lesa Kecamatan Tahuna Timur terjadi longsor dan pohon tumbang yang menutupi badan jalan raya.

6. Desa Lobbo Kecamatan Beo Kabupaten Talaud terjadi hujan deras disertai angin kencang dan gelombang laut mecapai 2 meter mengakibatkn 1 perahu pajeko dan 2 perahu pambut rusak berat.

 7. Di Kepulauan Marore masih terjadi hujan deras disertai angin kencang dan gelombang laut mencapai 3 meter mengakibatkan dermaga kapal tidak bisa sandar di dermaga Pelabuhan Marore.

Sampai saat ini hujan disertai angin dan gelombang laut tinggi masih terjadi di wilayah Kabupaten kepulauan Sangihe
Akibat hujan deras, gelombang pasang, dan struktur tanah yang labil di daerah perbukitan menyebabkan bencana banjir dan longsor di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (21/6).
Inilah data korban jiwa dan kerugian materil yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe

*Korban Jiwa :
- 4 orang tertimbun material longsor
- Korban Luka-luka (dalam pendataan)
- 200 warga terisolir akibat longsor di Kec. Tahuna Barat

*Kerugian Materil :
- 40 unit rumah rusak (dalam pendataan)
- Beberapa wilayah terdapat titik longsor (dalam pendataan)


Sementara itu Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe memimpin langsung proses penanganan darurat aparat terkait BNPB Kabupaten Kepulauan Sangihe, TNI, Polri dibantu masyarakat masih melakukan evakuasi terhadap korban, sekalipun hujan deras disertai angin masih terjadi dan gelombang laut masih tinggi sehingga menyulitkan aparat terkait utk melakukan evakuasi.
@. (Info resmi dari BPBD Kab. Kepulauan Sangihe a/n. Reince: 0813-4017-9851).(Red)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

20.36.00

0 komentar:

Posting Komentar