Iklan

Tim Kejari Kotamobagu dan Polres Bolmong Jemput Bute di Polres Palu

Posted by jhon simbuang on Jumat, 06 Mei 2016

Sinulingga: “Dia terlibat praktik penculikan anak dan kasuspenganiayaan"

Kotamobagu, Identitasnews.com – Tim Kejari Kotamobagu dan Polres Bolmong menjemput DPO Kejaksaan Negeri Kotamobagu,  Mahmud Makoya alias Bute di Polres Palu Sulawesi Tengah Rabu (4/5) lalu.

Kajari Kotamobagu melalui Kasi Intel Kejari Kotamobagu Evans Sinulingga SH membenarkan kalau ia
dan Jaksa Hendro Manurung SH dibantu 4 Anggota Buser Polres Bolmong telah berhasil menjemput Tsk Bute dari Polres Palu.
"Betul, saat ini kami bersama Tersangka (Tsk) telah sampe di Kotamobagu  langsung lakukan penahanan Tersangka. Berkas akan dilimpahkan kembali ke PN Kotamobagu," beber Evan.

Sebelumnya, lanjut Jaksa muda berbakat itu (Sinulingga red-), pada hari Selasa 3 Mei 2016 silam, Bute telah ditangkap dan di amankan Anggota Buser Polres Palu. Berkat kordinasi Kejari Kotamobagu, Polres Bolmong dan Polres Palu.
"Mendapat informasi itu dari Kasat Reskrim Bolmong, saya dan anggota buser langsung menuju ke Palu menjemput Tersangka,” jelas Sinulingga.

Tertangkapnya Bute oleh Polres Palu, berawal dari laporan masyarakat bahwa Bute kerap melakukan pengancaman, sehingga Polres Palu sontak mengamankan Bute di kost-kostannya di daerah Sigma Kora Palu.
"Kasat Serse Palu ternyata telah mendaptkan informasi bahwa Bute juga DPO Kejaksaan dan Kepolisian Kotamobagu dan Bolmong.  Kasat-pun  menginfomasikan ke Kasat Reskrim Bolmong, kemudian Kasat Reskrim Bolmong hubungi saya. Sepakat, maka  bersama Jaksa Hendro Manurung di bantu 4 Anggota Buser Polres Bolmong, menjemput Bute di Polres Palu.

Adapun kasus yang menyeret Bute sehingga menjadi DPO, yaitu beberapa waktu lalu di Kotamobagu, Mahmud Makoya alias Bute telah laporkan karena terlibat dan mernjadi pelaku Pencurian dan penganiayaan.
“Dia terlibat praktik penculikan anak dan penganiayaan sehingga berurusan dengan hukum. Saat dicari, dia melarikan diri sehingga ditetapkan sebagai DPO,” tukas Evans.
Tersangka, menurut Kasi Intel Evans Sinulingga SH dikenai Pasal 328 KUHP, 351 Ayat v1 KUHP, dan Pasal 335 Ayat 1 KUHP.
“Bila dalam hasil sidik – lidik ternyata semua laporan itu bernar, Tersangka dapat di Pidana Kurungan Penjara maksimal 12 tahun,” tandas Evans Jumat (6/5) pukul 10.00 witta.(John Simbuang/Feki Sajow)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

12.00.00

0 komentar:

Posting Komentar