Iklan

Ternyata Penikaman di Kawiley Diduga Kuat Justeru Pelaku Keributan Awal

Posted by jhon simbuang on Minggu, 15 Mei 2016

Hilman: "Warga jangan terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan, sebab kita belum tahu persis duduk perkaranya"

Airmadidi, Identitasnews.com – Jumat malam atau tepatnya lepas Jumat malam, alias Sabtu dini hari (Sabtu 14/5) pukul 01.00 wita Desa Kawiley mencekam gara-gara terjadi kasus penikaman. Menariknya, korban yang diduga telah dianiaya orang tersebut, ternyata warga Desa Kaima, buka warga setempat.
Adapun kronlogis kejadian menurut sejumlah sumber, malam itu korban dan beberapa rekannya datang ke Desa Kawiley membawa sajam, diduga mencari seseorang.
Karena beberapa waktu sebelumnya ada salah satu rumah warga telah kena lemparan dan warga sudah rebut, beberapa warga telah terjaga dari tidur dan keluar rumah. Apesnya, mendadak korban diduga turun dengan pisau terhunus, dan berhadapan dengan pelaku. Tanpa dapat dielakkan, keduanya berduel dan saat itulah perut korban kena sabetan senjata lawan.
Merasa dirinya kena sabetan lawan, korban naik pitam dan mengejar pelaku yang saat itu juga langsung melarikan diri di kegelapan malam.

Beberapa meter dari tempat kejadian, korban roboh dengan isi perut yang terburai di jalan, aspal dan teman-teman korban mengira ia sudah meninggal dunia.
Beberapa menit polisi tiba di TKP lalu korban-pun bawa ke RSUD Hermanah Lembean, kemudian malam itu juga di rujuk ke RSUP Prof Kandouw.
Kapolres Minut AKBP Eko Irianto SIK melalui Kapolsek Kauditan AKP Hilman Mitalip, membenarkan kejadian itu. “Kejadian itu benar, korban Revo Togas (30-an) warga Desa Kaima Jaga 15 Kecamatan Kauditan. Namun kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan ada yang diduga pelaku karena ada korban,” katanya.
Kemarin, lanjut Hilman,  pihaknya sudah mengantongi identitas terduga sebagai pelaku penikaman. “Sudah ada beberapa tempat yang didatangi. Dan kami sudah mengudang saksi atas penikaman terhadap korban Revo Togas warga Desa Kaima Jaga 15. Kecamatan kauditan,” jelas Hilman.

Menurut Kapoksek Kauditan AKP Hilman Mutalip, sampai hari ini, aparat Polsek Kauditan terus melakukan pengembangan dan pencarian terhadap pelaku.
“Kami sudah mengantongi identitasn pelaku berinisia Jup alias Utey  dan terus melakukan pengejaran,” tutup Hilman seraya menghimbau agar warga tidak terprovokasi oleh isu. "Warga jangan terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan, sebab kita belum tahu persis duduk perkaranya.

Sedangkan informasi yang dirangkum media ini dari Manguni123, Korban anirat usus terburai bernama Revo Togas, pelaknya sudah diketahui bernama Jup alias Utey  Barang Bukti (BB) berupa sebuah tombak dan sebilah parang sudah disita Polisi.
Sampai hari ini pelaku masih buron Polsek Kauditan di back-up Tim Gorango Minut serta Tim Resmob Manguni123.(red)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

21.00.00

0 komentar:

Posting Komentar