Iklan

Dapat Pencairan Tahap 1 Dandes Dari Pemkab Minsel Para Kumtua Justeru Merasa Ketibaan Masalah

Posted by jhon simbuang on Minggu, 29 Mei 2016

Jadi Sasaran Empuk Wartawan KARTU KAWAN dan PROPOSAL

Amurang, Identitasnews.com - Program pemerintah pusat pembangunan dimulai dari Desa yang ditopang dengan anggaran yang mencapai miliaran untuk setiap desa dimanfaatkan sejumlah oknum untuk mencari keuntungan.

Beberapa Hukum Tua yang ada diKecamatan Tenga dan Sinonsayang saat menghubungi media ini, Minggu (29/5), mengungkapkan kekecewaan mereka terkait pencairan Dana Desa (Dandes) tahap 1 oleh Pemkab Minsel mendatangkan masalah bagi mereka.
“Beberapa waktu terakhir ini desa mereka didatanggi sejumlah oknum yang mengaku wartawan dari Provinsi Sulut, pertama arah pembicaraan menyakut keberhasilan Hukum Tua dalam penggunaan Dandes melalui program yang dilaksanakan.
“Selesai itu dilanjutkan dengan menyerahkan berkas yang mereka bawa, selidik para selidik, ternyata isinya kartu kawan ataupun proposal untuk meminta sejumlah uang. Lebih para lagi dengan menggunakan mobil mereka datang bergelombolan,” keluh salah satu perangkat desa yang sempat jadi bulan-bulanan para wartawan itu.

Seharusnya, tambah dia, sebagai pekerja Pers harus memiliki etika, bukan bertindak bagaikan seorang Jaksa Penuntut Umum. “Setauh kami disetiap daerah, media memiliki Biro masing-masing sebagaimana kepercayaan ataupun kuasa yang telah diberikan kepada setiap Biro oleh pimpinan media.
“Kenapa Biro pos liputan dipropinsi harus turun kedaerah sampai kedesa-desa, hal inikan seperti tidak menganggap keberadaan para Biro yang ditempatkan oleh pimpinan. Kami mengharapkan ketegasan dari pimpinan organisasi wartawan tingkat Provinsi Sulut terhadap keadaan ini, jujur kami para hukum tua merasa resah akan hal ini seolah-olah Minsel menjadi sasaran tembak untuk mengumpulkan uang, ucap para hukum tua,” tandasnya.(Meyvo Rumengan)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

18.30.00

0 komentar:

Posting Komentar