Iklan

Menyeberang Jalan, Ditabrak Sepeda Motor, Ahli Radiator Tewas Ditempat

Posted by jhon simbuang on Selasa, 24 Mei 2016

Tubuh Hengky Diseret Sepeda Motor Sejauh 10 Meter, Diduga Korban Juga Ditabrak Mobil

Manado, Identitasnews.com - Malang benar nasib Hengky Angow (50-an) warga Liwas Bossowa Manado harus meregang nyawa Selasa (24/5) sekitar pukul 17.00 wita, setelah rehat dari aktifitasnya sehari-hari. Pria beranak satu ini biasanya mampir di perumahan Kairagi Weru melepas lelah bersama beberapa rekannya sambil bermain domino dengan ganjaran kalah berdiri.

Hengky Angouw yang dikenal banyak pemilik dan pengemudi kendaraan di Kota Manado ini, biasanya terkenal ramah, itu dikarenakan kesehariannya sebagai tukang servis Radiator di tikungan Paaldua Atas. Saat hendak pulang beristirahat, Hengky menyeberang jalan didepan Perum Kairagi Weru, kembali kerumahnya di Perumahan Boshowa Liwas Ranomuut (Seberang jalan).
Siapa menyangka kalau malam ini adalah malam terakhir para pemilik mobil akan melihat dan mendengar riwayat Hengky Angouw sang maestro radiator. Ia ditemukan tewas tertelungkup ditengah jalan dalam keadaan mengenaskan.
Dari keterangan saksi mata, pada pukul 20.00 korban sedang menyeberang jalan, tiba-tiba dari arah pusat Kota melaju sebuah sepeda motor jenis Yamaha R15 warna hitam DB 3261 A dengan kecepatan tinggi.
Karna kendaraan begitu banyak dan jalan masih ramai, pengemudi sepeda motor itu tak dapat menghindari Hengky yang ada pada posisi sudah ditengah jalan. Tabrakan pun tak bisa dielakkan.
Hengky terlempar sampai kurang lebih 12 meter sehingga kepala bagian kanan pecah mengeluarkan darah kental, kedua lengan dan kaki patah.
Sedangkan sipengendara mengalami patah tangan dan kaki, oleh beberapa warga, pengendara sepeda motor dilarikan kerumah sakit dengan menggunakan mobil pick up. Sedangkan tubuh Hengky masih tergeletak dijalan tanpa pertolongan.
“Kami tidak berani menyentuh korban, soalnya dia sudah tewas, mau tidak mau agar tidak di tabrak kendaraan lain kami mengerumuni jasadnya sampai pihak kepolisian datang” kata beberapa warga sembari menutupi tubuh korban dengan beberapa lembar daun pisang.

Sementara pihak kepolisian dipimpin oleh Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Roy Tambajong tiba, langsung menggelar olah TKP.
"Korban kami bawa ke RSUD Prof Kandouw untuk di Outopsi. Untuk sementara darihasil olah TKP korban meninggal akibat tabrakan dan benturan keras,”  ujar Tambayong.

Ditanya apa ada kemungkinan lain dalam peristiwa tabrakan maut itu. Menurut Tambajong, bisa saja. “Melihat kondisi fisik korban seperti itu dan keaaan sepeda motor yang rusak parah seperti itu, bisa saja ada mobil yang turut menabrak korban. Ciri-ciri mobil yang di curigai, sudah kami kantongi,” tandasnya.

Sementara di tepi jalan beberapa saat pasca kecelakaan maut tersebut, Vonny Rangkumahang (40-an) istri korban, hanya bisa terduduk menangis didepan salah satu toko tanpa bisa berbuat apa-apa, sambil di hibur beberapa IRT tetangganya.
“Saya tidak tahu harus bagaimana, kalo memang kejadiannyan seperti itu, saya hanya bisa pasrah. Tapi kalau ternyata kematian suami saya karena ditabrak lari Mobil lain, semoga pelakunya cepat tertangkap,” katanya sambil menangis terisak-isak.
Akibat kecelakaan tersebut, konsentrasi lalu -lintas di sepanjang ruas jalan Kairagi sempat macet dan tersendat-sendat ratusan meter (dari PDAM Paaldua dan SPBU Kairagi), namun hal itu dapat ditanggulangi oleh tim Satlantas Polresta Manado. (John/Ficky/Sefdy)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

22.00.00

0 komentar:

Posting Komentar