Iklan

Mantan Hukumtua Manembo Dilaporkan ke Kejari Tondano, Ada Dandes 30 Juta Disetor Bendes ke Camat Langsel

Posted by jhon simbuang on Senin, 09 Mei 2016

Tondano, Identitasnews.com – Desa Manembo Kecamatan Langowan Selatan saat ini belum saja memiliki pemimpin yang benar-benar layaknya seorang pemimpin. Pasalnya berbagia dugaan penyimpangan yang dilakukan mantan Hukumtua berinisial JK diduga secara diam-diam telah melakukan manipulasi anggaran DD-ADD.
Berdasarkan pantauan www.identitasnews.com dari berbagai proyek yang ada, justeru ada proyek yang tidaklah sesuai dengan pagu anggaran.
“Anggaran yang di papan proyek sebesar kurang lebih Rp. 70 juta, namun diduga kuat realisasinya hanya berkisar 37 juta Rupiah, belum lagi lainnya,” ujar Pino warga Desa Manembo.

Terpisah, JL sendiri ketika dikonfirmasi tentang hal itu, menampiknya, dan ia sudah bekerja sesuai juknis.“Apa yang dilaporkan warga tidaklah benar, sebab saya sudah melakukan sesuai petunjuk teknis (juknis) yang berlaku,” terang JK.

Pernyataan mantan Hukumtua tentunya sangat berbeda dengan pernyataan dari ratusan masyarakat Desa Manembo. Bahkan secara resmi masyarakat Desa Manembo yang dipimpin oleh Bpk Pino serta Veki ini melampirkan dokumen serta bukti-bukti ke pihak Kejari Minahasa yang diterima langsung oleh Kasi Intel Kajari di Kejari Tondano.

Belum lagi menurut informasi dari bendahara desa yang di sampaikan kepada salah satu warga berinisial RP bahwa ia sudah memberikan uang dari Dana Desa sebesar Rp. 30 juta kepada Camat Langowan Selatan yang tidak jelas peruntukannya.

Berdasarkan informasi yang didapat masyarakat Desa Manembo untuk disampaikan ke pihak Kejaksaan Negri Tondano dibenarkan oleh pihak Kejaksaan bahwa telah menerima laporan masyarakat dpada hari Rabu 3 Mei 2016.
Kajari Minahasa/ Tondano melalui Kasi Intel Kajari Tondano Minahasa mengatakan akan mendalami hal itu.
“Akan segera dilakukan penyelidikan dan apabila ditemukan sesuai dengan laporan masyarakat, maka akan ditindak sesuai hukum yang berlaku dengan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi,” tandasnya sembari mengatakan tentunya kami akan meminta keterangan dari mantan Hukumtua, Sekdes waktu itu, bendahara, serta Camat Langowan Selatan terkait adanya dugaan konspirasi korupsi dana desa, tutupya.(Haris Tumbol)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

09.39.00

0 komentar:

Posting Komentar