Iklan

HARI PERTAMA PASAR KAUDITAN AKTIF, SUASANA BERJALAN LANCAR DAN TERTIB

Posted by jhon simbuang on Senin, 09 Mei 2016

Pedagang Membludak, Lampaui Data Yang Ada


Airmadidi, Identitasnews.com – Keseriusan PD Klabat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memfungsikan semua pasar tradisional di Kabupaten Minahasa Utara ternyata tidak main-main.
Janji Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Klabat, Estrella Tacoh yang disampaikan oleh Direktur Heince Poli bahwa Pasar Kauditan segera running pada awal Bulan Mei, ternyata bukan isapan jempol belaka.
Sesuai pantauan www.identitasnews.com Senin (9/5) sejak pukul 05.00 witta, Direktur Heince Poli dan Niko Sumakud bersama beberapa staf PD Klabat, didampingi Kepala Pasar Angel Luntungan dan Mandor Wildo Lengkong, terjun langsung mengawasi aktivitas Pasar Kauditan di hari pertamanya beroperasi.

Lokasi pasar yang baru memiliki tiga bangunan induk terbuka, menjadi tumpah - ruah karena membludak-nya para pedagang. "Saat kami ambil data beberapa waktu lalu, pedagang yang terdaftr berjumlah 214 pedagang saja, siapa sangka kalau sekarang menjadi lebih dari 225, bahkan bisa bertambah lagi nanti," kata Heince Poli.
PD Klabat juga, lanjut Poli, telah menyediakan seratus 100 unit lebih meja untuk dipakai para pedagang. "Ternyata itu juga masih kurang, jadi nanti kami akan menambahnya secara bertahap tapi tidak lama," tandasnya.
Kendati pasar dihari pertama dipadati ribuan manusia baik penjual dan pengunjung, satu hal yang harus diteladani adalah, suasana begitu tertib dan berjalan lancar. Begitu juga dengan masalah parkir, para pengunjung tidak kerepotan memarkir kendaraannya sebab selain pihak pasar, disampingnya juga ada Terminal Kauditan dengan beberapa anggota LLAJ mengatur parkiran.

Kepala Pasar Kauditan Angel Luntungan mengatakan dihari pertama beroperasi, Pasar Kauditan masih memerlukan beberapa sarana pendukung, tapi dia optimis, semua itu dapat teratasi.
"Beberapa waktu lalu PD Klabat sudah mengupayakan sarana air dan air bersih untuk pasar ini, dan kami telah membeli dua (2) unit tong masing-masing berisi air 6.500 liter untuk keperluan pasar," katanya.
Kedua tong itu dibelinya dengan uang sendiri, tapi sesuai kesepakatan bersama, nantinya akan ditagih dari para pedagang sesuai jumah pembelanjaan dan semua dicatat agar tidak ada kesan pungutan liar.
"Semua tagihan lainnya, tetap kita lakukan sesuai prosedur dan aturan yang ditetapkan PD Klabat. Dengan demikian, semua aktivitas beserta pendapatan dari pasar ini akan terserap ke pemerintah tanpa ada yang ditutup-tutupi sesuai undang-undang keterbukaan publik," tandas Luntungan di amini Wildo Lengkong.

Para pedagang ikan basah dan lauk khusus, sudah menempati bangunan yang sudah disediakan sejak lama, begitu pula beberapa bangunan lain disekitar pasar dan Terminal Kauditan, sudah ada yang menempati.
"Pasar ini akan hidup dan kian ramai, sebab setiap hari dibuka. Tapi mengingat ada Pasar Airmadidi dan Pasar Kema, maka kita punya hari-hari tertentu untuk pasar besar, yaitu Minggu, Senin, Rabu dan Jumat," tutup Luntungan.(John/Ficky)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

12.25.00

0 komentar:

Posting Komentar