Iklan

GADIS KALAWAT DISODORI MIRAS HINGGA MABUK, LALU DIPERKOSA ENAM PEMUDA

Posted by jhon simbuang on Jumat, 27 Mei 2016

Manado, Identitasnews.com – Inilah imbas dari pemerintah menghilangkan program Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) dari ranah pendidikan. Alhasil, setelah kasus seorang gadis cilik diperkosa beramai-ramai lalu dibunuh di Bangka Belitung, kali ini di Manado terjadi hal serupa, namun bedanya adalah korban hanya diperkosa bergantian tidak dibunuh.

Memiriskan! kondisi itu cukup berat dirasakan gadis belia berperawakan mulus asal salah satu desa di Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara (Minut).
Sebut saja Isabela (16), masih tercatat salah satu siswa sekolah ternama di Sulut.
Mahkota keperawanannya ‘dibobol’ secara paksa enam pemuda bejat yang masih sekampung dengannya.
Keenam pemuda berangus itu yakni VN (18), MT (18), FLB (16), RW (20), IL (20) dan OS (15).
Petaka menimpa Isabela berlangsung dalam sebuah rumah kosong di Kelurahan Liwas, Kecamataan Pal Dua, Kota Manado, Rabu (26/5) sekira pukul 21.00 Wita.

Dalam kondisi pingsan usai dicecoki mnuman keras (Miras), Isabela digilir keenam pelaku ke lokasi kejadian. Disitu, Isabela yang sudah tak sadarkan diri, kemudian digerayangi. Satu per satu pakaiannya dilepas, selanjutnya keenam pelaku menggelar pesta seks dan melampiaskan libido mereka. Puas menyalurkan syahwat setan, mereka tumingkas (kabur) meninggalkan korban begitu saja.

Korban sadar setelah ditemukan warga pagi harinya. Dalam kondisi lemah gemulai, Isabela diantar warga ke Puskesmas Ranomuut. Setelah diperiksa, dokter menemukan bekas cairan sperma di celana dalam (CD) miliknya.
Mengetahui keprawananya direngut paksa, Isabela ditemani warga, melaporkan kasus pemerkosaan ini di Polsek Tikala.(fL/Meikel)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

07.00.00

0 komentar:

Posting Komentar