Iklan

DIDUGA SARAT MANIPULASI DAN INTERVENSI, PILHUT WEROT NAIK PTUN

Posted by jhon simbuang on Rabu, 11 Mei 2016

Masyarakat tuduh Camat Liksel Bergaining dengan Pemenang 


 Airmadidi, Identitasnews.com – Jelang puncak Pilkades, menuju pelantikan Kepala desa (Kumtua) di Kabupaten Minahasa Utara, maka BPMPD melakukan acara Gladi kantor pelantikan ke-53 Kumtua hasil Pilhut serentak yang diadakan di Pendopo Perkantoran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) Rabu (11/5)

Kegiatan yang awalnya berjalan normal, mendadak ricuh, itu terjadi gara-gara ada puluhan warga desa Werot Kecamatan Likupang Selatan mendesak Fanly Walandouw calon kumtua  terpilih agar tak dilantik oleh Bupati hari ini.
Warga penolak pelantikan Walandouw sebagai kumtua desa Werot ternyata telah berada di komplek perkantoran Bupati sekitar pukul 11:00,  menanti hingga berkumpulnya para calon kumtua di Pendopo.
Kemarahan para warga langsung memuncak ketika nama Fanly Walandouw dipanggil hingga sempat mengganggu jalannya gladi kantor, bahkan Walandouw langsung diusir warga agar tak ikut gladi.
“ Akan ada pembakaran mobil dinas Camat Likupang Selatan Johan Wewengkang,” ancam warga serempak. Untungnya yang dilakukan hanya penggembosan ban salah satu roda mobil itu.
Penolakan warga ini dipicu adanya sejumlah kecurangan yang dilakukan pihak panitia desa, Ketua BPD bahkan Camat Likupang Selatan.
“ Salah satu kecurangan adalah adanya warga yang telah mencoblos di desa Teremaal Kecamatan Likupang Barat, namun tetap diijinkan mencoblos di desa Werot. Ini saja sudah menunjukan terjadi kecurangan karena ada pemilih ganda,” ujar Jemmy Rawung tokoh agama yang meredakan amarah warga .
Selain itu, lanjut Rawung, dalam DPT terdata 554 pemilih dan yang menyalurkan hak pilih terdapat 504 orang, anehnya surat suara yang berada dalam kotak suara mencapai 505 surat suara.
“ Dalam menghitung suara, surat suara tak dikeluarkan dari dalam kotak suara untuk dihitung kembali, tapi dihitung di dalam kotak suara. Ketika para saksi memminta hal itu, kenapa justeru pak Camat yang ikut campur tidak mengabulkan. Apakah di Kecamatan lain Camatnya datang masuk ke dalam TPS,” tukas Rawung.
 Keberatan warga ini lanjut Rawung sudah disampaikan DPRD dan diterima oleh Moses Corneles dan Abram Eha. Selain itu keberatan warga sudah sampai ke PTUN Manado dengan tembusan BPMPD, BKDD, dan Bupati.
“Inilah yang membuat kami masyarakat desa Werot berani hadir disini. Harusnya Camat, BPMPD, dan Pemkab Minut harus menghargai alur hukum yang berlaku.
Sementara Steven Nelwan salah satu calon Kumtua di desa Werot, membenarkan yang mana pihaknya sudah melakukan gugatan di PTUN terkait hal ini.
“ Saya sudah tempuh jalur hukum dengan menggugat lewat PTUN dan sudah keluar surat persidangan dengan nomor urut perkara 40, dan siding pun akan dilakukan pada 17 mei 2016 mendatang, dengan Hakim Andy Dermawan SH. Gugatan ditujukan kepada panitia desa, Ketua BPD dan Camat Likupang Selatan,” klaim Nelwan.
Salah satu acuan gugatan Nelwan ialah, kotak suara yang masih ada di Polsek Likupang sudah dibongkar oleh panitia desa dan BPD tanpa menghadirkan saksi-saksi dan pihaknya maupun pihak calon lainnya.
“Kalau ibu Bupati saying kepada kami masyarakat Werot yang sudah mendukung ibu dalam Pilbub-Pilwabub waktu lalu, maka atas nama keadilan dan kebenaran kami minta berikan hak rakyat dalam berdemokrasi tanpa harus ada intervensi dan intimidasi dari pejabat seperti Camat Liksel itu,” pintanya.
Perlu diketahui dalam Pilhut di Werot terdapat lima calon kumtua yakni Fanly Walandouw (184 suara), Steven Nelwan (181 suara), Buang Manua (69 suara), Yansie Donya Sigar (57 suara), dan Hetty Mirah (4 suara).
Warga mengancam akan datang dengan massa yang jauh lebih besar hari ini ke Pendopo jika Fanly Walandouw tetap dilantik hari ini.
Bagaimana dengan tangapan Bupati Vonnie Panambunan? Dengan tegas ia menyatakan pelantikan tetap akan dilakukan, “ Kalau ada yang ingin menggugat silahkan. Tapi pelantikan tetap akan dilaksanakan,” tukas melalui sumber resmi Bupati Panambunan. (John/Sefdy)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

20.00.00

0 komentar:

Posting Komentar