Iklan

Diberitakan Kena OTT, Watania Kecewa Dan Minta Hak Jawab

Posted by jhon simbuang on Senin, 09 Mei 2016

Airmadidi, Identitasnews.com - Kasi Penetapan Pajak Ivone Watania (43) merasa kaget saat mendapati namanya terpampang di beberapa media massa terkait tudingan bahwa ia kedapatan melakukan pungutan liar di Samsat Airmadidi, tempat sehari-harinya bekerja.

Watania tak menampik kalau pada Sabtu lalu di diperiksa polisi dan ditetapkan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Sabtu (7/5) lalu. “Memang benar saya kena OTT dan sudah diperiksa Polres Minut dan dipulangkan, kan pekerjaan saya sebagai Kasi Penetapan Pajak memegang uang tidak melanggar aturan,”tuturnya.
Senin (9/5) pukul 10.00 witta kepada www.identitasnews.com Ivone Watania mengaku sangat kecewa dengan pemberitaan miring tentang dirinya. Pasalnya sebagai oknum, ia menganggap berita yang dimuat beberapa media terkesan tendensius dan sudah ada setingan sehingga dirinya tidak pernah diberi hak konfirmasi.
“Kenapa bunyi beritanya seperti itu, walau sudah OTT, saya merasa saya dijebak. Saya akan melapor ke Polda. Saya menyesal kenapa berita dimuat tanpa mengkonfirmasi, dimana hak jawab saya,” tukas Watania.

Sehari sebelumnya, Kapolres Minahasa Utara AKBP Eko Irianto, kepada sejumlah wartawan mengatakan, oknum tersebut berstatus sebagai PNS di Dinas Pendapatan Daerah di UPTD Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara (Minut), dengan jabatan sebagai Kepala Seksi Pajak Kendaraan Bermotor Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (PKB-BBNKB). "IW ditangkap dalam operasi tertangkap tangan di Samsat," ungkap Irianto, kemarin.

Dijelaskannya, kasus dari pelaku adalah menerima dana dari pemohon tanpa melalui loket yang resmi dan tanpa kwitansi yang sah. "Aksi oknum itu sudah diikuti polisi. Pelaku juga tertangkap rekaman kamera. Kami sudah amankan barang bukti," kata Irianto, seraya menambahkan, saat ini (Sabtu lalu red-) tersangka sementara diperiksa dan diambil keterangan.(Red)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

13.24.00

0 komentar:

Posting Komentar