Iklan

DEMI TUNTASKAN PROGRAM 100 HARI KERJA, VAP TUNDA SAFARI ROHANI KE AMERIKA

Posted by jhon simbuang on Rabu, 18 Mei 2016

Demi Memaksimalkan Roda Pemerintahan, Jefran Minta VAP-Jo Bongkar Kabinet AIS-ABS

AP: “Ibu memilih menunda berangkat sebab masih banyak kerja yang lebih penting”

Airmadidi, Identitasnews.com – Usai mengakhiri pesta pemilihan kepala daerah (Pilkada), pasangan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara Vonnie Aneke Panambunan dan Joppi Lengkong, telah menggagas agenda Safari Rohani sekaligus refreshing bersama orang-orang pilihannya ke Negeri Paman Sam (Amerika Serikat).

“Kalau tidak ada halangan, besar kemungkinan pada pertengahan Bulan Juni 2016 nanti Ibu Vonnie akan bawa Forkopimda dan beberapa Tim Pemenangan ber-Safari Rohani ke Amerika,” kata sumber resmi Bupati Vonnie Aneke Panambunan beberapa waktu lalu.

Hal seperti ini tidak perlu lagi diherankan, sebab orang-orang dekat Bupati Vonnie sudah tahu kebiasaan sang Bupati wanita pertama pilihan rakyat Minut ini. Pasalnya, di tahun 2008 silam, saat menjadi Bupati Minut 2005-2010, Bupati VAP pernah melakukan Safari Rohani bersama puluhan tokoh agama ke Negeri Israel.

Senin 16 Mei 2016 (dua hari lalu), impian itu seakan buyar ketika Bupati Vonnie Aneke Panambunan dan Wakil Bupati Joppi Lengkong mendapati yang mana sudah memasuki bulan ke-3 (90 hari) pasangan ini menahkodai Minut, ternyata banyak ASN dan Kepala SKPD jajarannya tidak mendukung program kerja 100 hari VAP-Jo.

“Inilah para Kepala SKPD dan ASN di Minut. Apa yang mereka lakukan pada mantan bupati Pak Sompie, sekarang mereka lakukan juga pada VAP-Jo. Kumabal, tukang keluyuran, dan jago manufer,” tutur Jefran De’Jong Koordinator Investigasi LI-TIPIKOR DPP Sulut Rabu (18/5).

Budaya cari muka, kejar jabatan yang bagus, lanjut De’Jong, tapi kebanyakan belum mampu bekerja maksimal, sudah menjadi bagian dalam diri para Kepala SKPD dan ASN. “Saat ada Bupati dan Wakil Bupati, semua berduyun-duyun mengekor dan syok rajin.
Tapi kalau Bupati tidak ngantor atau setengah hari tugas luar, pasti mereka juga langsung keluar meninggalkan tanggung jawabnya,” sembur pria berdarah Kema itu.

Jefran juga menambahkan, demi menopang kinerja Ibu Bupati dan Wakil Bupati Minut, VAP-Jo harus mencopot semua Kepala SKPD kabinet lama.
“Sebetulnya Pemkab Minut memiliki koleksi pejabat muda potensial, namun tidak mendapat jabatan diwaktu lalu karena tidak pandai cari muka. Agar kedepan nanti semua lini pemerintahan kabinet VAP-Jo bisa bergerak maksimal, VAP-Jo segera lakukan lelang jabatan dan uji kompetensi supaya kabinet VAP-Jo bukan menjadi Kabinet AIS – ABS (Asal ibu Senang – Asal Bapak Senang), ”tandas aktivis yang turut berjuang di Tim bayangan VAP-Jo pada pesta pilkada lalu.

Sementara  Bupati Vonnie Aneke Panambunan melalui penasehat pribadi berinisial AP, menanggapi kebenaran penundaan Safari Rohani ke Amerika. Menurutnya, Bupati lebih memilih memaksimalkan pekerjaan dan program kerja 100 hari dsbanding berangkat.

“Ibu Vonnie memilih menunda agenda itu sebab ia menilai masih banyak pekerjaan dan rencana kerja jangka pendek lebih penting yang belum rampung. Bupati juga akan perketat agenda Tugas Luar para Kepala SKPD,” katanya.

Terkait statement Jefran De’Jong yang meminta Bupati melakukan penyegaran besar-besaran dalam Kabinet VAP-Jo, menurut AP pihaknya sudah menyusun strategi dan sejumlah nama serta jabatan yang sesuai kemampuan mereka.
“Besar kemungkinan, akan ada penyegaran besar dalam kabinet VAP-Jo, demi memaksimalkan program kerja VAP-Jo dalam mengutamakan elayanan kepada masyarakat,” tandasnya.(John)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

10.36.00

0 komentar:

Posting Komentar