Iklan

BOLMONG TERIMA PERLUASAN PKH 2016

Posted by jhon simbuang on Jumat, 06 Mei 2016

Lolak, Identitasnews.com - Masyarakat berpenghasilan rendah alias orang miskin di Bolmong patut bergembira pasalnya  Kementrian Sosial Republik Indonesia lewat Program Keluarga Harapan sedang melakukan Verifikasi dan Validasi Calon peserta PKH yang baru dengan sumber data penerima KKS  dari Pusdatin Kemsos RI.

Lutfi Limbanadi,SH ,Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bolaang Mongondow  di ruang kerjanya  (4/5) mengatakan “ Saat ini Petugas atau  Pendamping PKH sedang melakukan Verifikasi dan Validasi  Data Penerima KKS yang sudah di siapkan oleh Pusdatin Kemsos RI di lapangan untuk memastikan apakah masyarakat tersebut hidupnya sudah layak atau masih miski atau sudah tidak berada di tempat karena dari data hasil Verivali  tersebut akan diusulkan untuk perluasan PKH Tahun 2016 “ disinggung soal syarat dan prasyarat calon peserta Lutfi menambahkan “ Calon peserta PKH harus memenuhi komponen PKH antara lain Ibu Hamil , memiliki Balita , Anak Sekolah SD/MI ,SMP/MTS dan SMA/SMK /MA , Lansia serta ART yang cacat permanen /Disabilitas .Jika komponen-komponen tersebut diatas dimiliki oleh masyarakat tersebut maka dia layak menjadi peserta PKH “ ucap Lutfi lugas

“ JIka data hasil Verivali tersebut sudah disetujui  maka Pendamping PKH akan melakukan Validasi lanjutan yang akan menentukan gugur atau tidaknya masyarakat miskin tersebut menjadi Peserta PKH yang akan menerima bantuan dalam 4 tahap setiap tahun . Soal besaran jumlah batuan nantinya aka nada petunjuk selanjutnya  yang pasti para peserta akan menerima bantuan tersebut di Kantor Pos setempat lewat Rekening Giro Online “  tambahnya.

Terpisah , Koordinator Kabupaten PKH Bolaang Mongondow ,Salvio Sugeha  kepada Identitasnews .com mengatakan  “Saat ini kami sedang menyiapkan data hasil validasi untuk di lanjutkan ke Pusdatin lewat Koordinator Wilayah dan Koordinator Regional di Makasar. Nantinya data tersebut akan menjadi data usulan perluasan PKH Tahun 2016 dengan jumlah data awal ± 18.000 KK. Kawan-kawan pendamping saat ini sedang turun lapangan di desa-desa memastikan keberadaan masyarakat yang masuk dalam daftar penerima KKS apakah masih eligible atau sudah tidak eligible lagi “ditanya soal kapan masyarakat tersebut menrima bantuan ,Salvio menambahkan “Kita tunggu hasil keputusan dari Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial  Kementrian Sosial Republik Indonesia “ tutup Salvio (Yat)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

20.55.00

0 komentar:

Posting Komentar