Iklan

AKTIVITAS PT.CONCH NORTH SULAWESI CEMENT DI PROTES WARGA

Posted by jhon simbuang on Jumat, 27 Mei 2016

Lolak, Identitasnews.com – K E N Y A M A N A N pengguna Jalan Trans Sulawesi sepanjang dua kilo meter mulai dari ujung  Desa Kaiya Inobonto I hingga Desa Tandu  Kecamatan Lolak terganggu oleh kegiatan eksplorasi yang di lakukan PT. Conch Notrh Sulawesi Cement. 
Disamping mengganggu kenyamana pengguna jalan juga telah mengancam keselamatan warga Desa Solog dan Desa tandu serta pengguna Jalan Trans Sulawesi, oleh aktivitas dan lalu - lalangnya kendaraan Dump Truck yang menganggkut pemindahan pohon kayu dan    pohon kelapa  berukuran besar tanpa dikawal kendaraan pengawalan atau Forider. 
Alhasil, Jalan Trans Sulawesi yang harusnya bebas hambatan, sehingga membuat kemacetan panjang dengan durasi waktu yang cukup membuat warga geram dan bosan.

Tokoh Masyarakat Desa Solog yang saat itu tengah hadir di salah satu pesta perkawinan warga yang tepat berada di jalan Trans Sulawesi marah-marah lewat pengeras suara “ Kami mohon PT. Conch memperhatikan keselamatan warga sebab pohon-pohon yang diangkut dump truk bias mengancam keselamatan warga desa dan pengguna jalan,“ teriak Pak Husen.

Sangadi Desa Solog , Heri Kobandaha, kepada Identitasnews.com mengatakan, pihaknya sudah pernah menegur dan menghibau perusahaan tersebut untuk memperhatikan hal itu, tapi sampai saat ini tidak ada upaya mengabulkan seruan masyarakat setempat. 
“Kami sudah memperingatkan pimpinan PT Conch tentang hal ini. Awalnya mereka memperhatikan hal-hal seperti ini tapi belakangan sedikit melupakannya,“ ungkap Heri.

Disinggung soal  debu di sepanjang jalan trans akibatkan Dump Truk pengangkut tanah Heri mengaku sudah melapor ke BLH. “Kami sudah melaporkan hal ini ke BLH dan sedang di tindak lanjuti. Tidak lama lagi jika jalan perusahaan sudah rampung aktifitas kendaraan Dumb Truk akan dialihkan kesana yang pasti PT. Conch akan berupaya ramah terhadap lingkungan hal ini yang disampaikan pimpinan perusahaan “ tutup Kepala Desa Solog.(Yat)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

21.57.00

0 komentar:

Posting Komentar