Iklan

Ivone: "Pajak Lima Tahunan Berbeda, Sudah Sesuai Aturan

Posted by jhon simbuang on Senin, 18 April 2016

Watania tak menyangka dia jadi trendyng berita miring

Minut Identitasnews.com – Kantor Pelayanan Pajak Daerah Minahasa Utara (Minut) mengakui adanya perbedaan pembayaran pajak kendaraan bermotor antara tahunan dengan lima tahunan. Perbedaan tersebut antara lain menyangkut biaya ganti Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) dan bea ganti plat nomor.
Biaya yang dibebankan ke wajib pajak dibagi dalam dua kategori yakni, roda dua dan roda empat. Untuk sepeda motor, biaya tambahan ganti STNK sebesar Rp50.000 dan plat nomor sebesar Rp30.000. Sedang untuk roda empat, biaya ganti STNK sebesar Rp75.000 dan plat nomor sebesar Rp50.000.
Kepala Seksi Pendapatan dan Penetapan Pajak KPPD Ivone Wantania menegaskan, biaya tambahan untuk pajak lima tahunan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dasar hukum dari penarikan tersebut meliputi Undang-Undang No 28/2009 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, Peraturan Daerah No 3/2011 tentang Pajak Daerah dan Peraturan Presiden No 5/2015 tentang Penyelenggaraan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Kendaraan Bermotor.
“Semua sudah ada dasar hukumnya, dan itu yang menjadi acuan kami dalam penarikan  biaya tambahan,” kata Ivon kepada Identitasnews saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (18/4/2016).
Dia menjelaskan, adanya tambahan biaya tersebut maka ada perbedaan nominal pajak yang dibayarkan antara pajak tahunan dengan lima tahunan. Sebab untuk pajak tahunan, pemohon hanya dibebankan biaya Pajak Kendaraan Bermotor dan asuransi Jasa Raharja.
“Untuk pajak tahunan, wajib pajak juga tidak harus membawa kendaraanya guna cek fisik, karena perpanjangan cukup membawa Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor [BPKB], STNK dan kartu identitas kependudukan,” tutupnya.(fL/Meikel)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

14.20.00

0 komentar:

Posting Komentar