Iklan

Ditertawakan, Dipotret Karyawan Asing PT MMP, Bupati VAP Hadiahi Pengusiran

Posted by jhon simbuang on Rabu, 27 April 2016

Bupati: "30 Pekerja Asing PT MMP Jika Tanpa Kitas, Dalam 3 Hari Harus Keluar Dari Minut" 


Airmadidi, Identitasnews.com – Sikap pandang enteng terhadap jabatan Bupati Vonnie Aneke Panambunan yang mengunjungi Pulau Bangka, dipertontonkan para pekerja asing dihadapan puluhan pasang mat airing-iringan yang bertandang ke perusahaan bermasalah tersebut.
Tanpa mengenal rasa hormat, beberapa diantaranya, ada yang meniru cara jalan sang bupati kecintaan masyarakat Minahasa Utara yang menang telak pada pilakda bupati yang lalu.

Kendati beberapa pasang mata anggota tim VAP-JO sudah mengawasi gerak-gerik para pekerja asal China itu, mereka terus saja meniru-niru gaya bupati, BAHKAN malahan ada memotret bupati berparas cantik itu tanpa mereka sadari yang mana didekat mereka sedang beridiri wartawan media ini.

Perlu pembaca ketahui bersama, selain bermasalah dalam ijin pertambangan, ternyata selama ini para pekerja di lokasi tambang biji besi PT MMP juga bermasalah. Pasalnya, dalam wawancara langsung dihadap0an FORKOPIMDA, Bupati mendapati ada 30 pekerja asing yang tidak memiliki Kartu Ijin Tinggal Sementara (KITAS).

Sempat terbelalak Bupati pun berang dan langsung mengambil langkah tegas memutuskan agar mereka segera hengkang dari Minut. "Para pekerja asing itu harus segera angkat kaki hari ini juga," tegasnya.
Ultimatum ini, lanjut Vonnie berlaku hanya tiga (3) hari harus segera dilaksanakan. “Jika tidak mengantongi KITAS, persoalan ini diserahkan ke pihak kepolisian. Kalau para pekerja tidak mengindahkan hal ini maka kami serahkan ke pihak kepolisian dan bukan berurusan dengan kami lagi," tuturnya.
Hal ini pun dibenarkan, Kepala Disnakertransos Jein Rumagit. Menurut Rumagit, ke 30 pekerja asing itu tidak memiliki KITAS. "Mereka akan diusir dari lokasi tambang," katanya.
Sementara itu, Kapolres AKBP Eko Irianto SIK mengatakan, untuk menindaki pekerja ini pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Imigrasi. "Bila terbukti para pekerja tidak mengantongi ijin, maka akan langsung ditindak sesuai proses hukum yang berlaku," janjinya.
Terpisah, saat dikonfirmasi, Manager Operasional PT MMP Mr Xu mengatakan, perintah yang disampaikan ini akan diteruskan ke pimpinan Pusat. "Kami akan melaporkan ke pimpinan di Jakarta," katanya.
Lebih konyol lagi saat ditanyai Bupati, kalau dirinya mengantongi KITAS, Mr Xu tidak dapat menunjukkannya. "Saya baru sebulan bekerja disini," singkatnya dengan gaya tidak menunjukan rasa hormat kepada pemerintah.
“Lia jo sandiri dorang pe kelakuan, sedang Ibu Bupati pemimpin tertinggi disini dorang yanda hargai, noh bagimana dengan torang para pemilik lahan disini. Ibu Bupati so lia sandiri toh, torang yakin, abis dorang se ancor ini pulau, dorang se tinggal tanpa ada rasa hormat sebagaimana dorang maso sini, ” umpat Jon Haerani mengingatkan Bupati VAP. (RED)

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Berita Terkait

20.30.00

0 komentar:

Posting Komentar